Banjir Gorontalo
3 Kecamatan di Kabupaten Gorontalo Diterjang Banjir, Total 3 Ribu Jiwa jadi Korban
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Gorontalo pada Senin (27/1/2025) mencatat sebanyak 3.978 jiwa terdampak, dengan 1.455 kepala keluarga (KK)
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-terkini-banjir-di-Desa-Hutadaa-Kabupaten-Gorontalo-Senin-2712025-FOTOJefri-Potabuga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Ribuan warga terdampak banjir besar yang melanda Kabupaten Gorontalo pada Rabu (25/1/2025).
Informasi yang berhasil dihimpun TribunGorontalo.com pada Senin (27/1/2025) mencatat sebanyak 3.978 jiwa terdampak, dengan 1.455 kepala keluarga (KK) dan 915 unit rumah terendam air.
Hal itu seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Marzan Yusuf.
Ia menjelaskan bahwa banjir melanda tiga kecamatan utama, yakni Kecamatan Limboto, Kecamatan Tilango, dan Kecamatan Telaga Jaya.
"Total jumlah yang terdampak banjir di Kecamatan Limboto, Tilango, dan Telaga Jaya berjumlah 1.455 KK, 3.978 jiwa, dan 915 unit rumah terendam," ungkap Marzan saat dihubungi melalui telepon.
Rincian Dampak Banjir di Tiga Kecamatan
Kecamatan Limboto:
Kelurahan Kayu Bulan: 345 KK, 564 jiwa, dan 156 unit rumah terendam.
Kecamatan Tilango:
Desa Ilotidea: 164 KK, 458 jiwa, dan 113 unit rumah terendam.
Desa Tabumela: 312 KK, 648 jiwa, dan 140 unit rumah terendam.
Desa Tualango: 172 KK, 538 jiwa, dan 117 unit rumah terendam.
Desa Lawonu: 100 KK, 328 jiwa, dan 59 unit rumah terendam.
Desa Tenggela: 57 KK, 291 jiwa, dan 58 unit rumah terendam.
Desa Tilote: 70 KK, 255 jiwa, dan 120 unit rumah terendam.
Kecamatan Telaga Jaya:
Desa Buhu: 130 KK, 421 jiwa, dan 80 unit rumah terendam.
Desa Hutadaa: 98 KK, 294 jiwa, dan 70 unit rumah terendam.
Marzan Yusuf mengungkapkan bahwa BPBD Kabupaten Gorontalo telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dampak banjir.
Saat pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana untuk memantau situasi. Juga melakukan pendataan terhadap korban yang terdampak banjir.
Kemudian melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Mendirikan tenda-tenda pengungsian di beberapa wilayah untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
Hingga saat ini, tim BPBD terus bekerja di lapangan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.
Warga Korban Banjir di Telaga Jaya Gorontalo Butuh Bantuan Obat dan Makanan
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Warga Desa Buhu dan Desa Hutadaa di Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, mendesak pemerintah untuk segera memberikan bantuan makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan setelah banjir besar melanda wilayah tersebut.
Hariati Alli, salah satu warga Desa Buhu yang terdampak banjir, mengungkapkan kebutuhan mendesak warga saat ini.
“Kami butuh selimut, makanan, dan obat-obatan, Pak,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (27/1/2025).
Hariati, yang tinggal di sebuah perumahan yang masih terendam banjir, mengatakan bahwa meski air mulai surut, kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan.
Baca juga: Jejak Bulu dan Darah Burung Ditemukan di Mesin Pesawat Jeju Air yang Jatuh di Korea Selatan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.