Jumat, 6 Maret 2026

Banjir Biawao Gorontalo

Warga Terdampak Banjir di Biawao Kota Gorontalo Kelaparan, Minta Makanan Siap Saji

Warga Biawao berharap adanya bantuan makanan siap saji karena dapur tak dapat mengepul.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Warga Terdampak Banjir di Biawao Kota Gorontalo Kelaparan, Minta Makanan Siap Saji
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Banjir di Kelurahan Biawao, Kota Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (25/1/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Warga Kelurahan Biawao, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo terdampak banjir.

Banjir ini dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi di area Kota Gorontalo.

Akibat banjir ini pun warga Biawao berharap adanya bantuan dari pemerintah setempat berupa makanan siap saji.

Korban banjir saat ini tengah sibuk mengevakuasi barang-barang berharganya.

Sehingga dapur pun tak mengepul.

Salah satunya Yusni Ismail salah satu korban banjir di Kelurahan Biawao, Kota Selatan, Kota Gorontalo, Gorontalo.

Baca juga: Gara-gara Drainase Kota Gorontalo Meluap, 130 Kepala Keluarga di Biawao Terendam

Rumah milik Yusni dihantam banjir setinggi perut orang dewasa.

Sehingga dirinya tak bisa memasak.

Yusni mengatakan dirinya sangat membutuhkan makanan siap saji dikarenakan sejak banjir mulai menerjang, warga belum dapat makan apa-apa.

"Biar hanya makan saja pak, karena dari pagi kami belum makan, mau masak bagaimana sementara rumah saya terdampak banjir," ungkapnya dengan nada lirih.

Selain itu, Yusni mengakui selama banjir di wilayah tempat tinggalnya, dirinya belum pernah kebagian bantuan dari pemerintah.

Padahal banjir sudah dua kali banjir menerjang rumahnya, setahun yang lalu dengan ketinggian leher orang dewaasa sedangkan saat ini setinggi perut orang dewasa.

Baca juga: Luapan Sungai Bone dan Bolango Gorontalo Ganggu Distribusi Air PDAM, Sejumlah Kelurahan Terdampak

Namun pemerintah tidak pernah melihat ada warga yang lebih membutuhkan bantuannya.

"Sudah dua kali banjir besar, tidak ada yang memberikan bantuan," jelasnya.

Saat ini ia mengungsi di rumah milik warga lain yang ketinggian air hanya sampai di betis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved