Minggu, 29 Maret 2026

Kabar Seleb

TikToker Om Polos jadi Korban Penipuan, Rugi Rp40 Jt, Pelaku: Sanggup Cicil Rp50 Ribu Dalam 66 Tahun

TikToker Dedy Chandra dikenal dengan sebutan Om Polos Banget menjadi korban penipuan pemilik bengkel mobil hingga rugi Rp 40 juta.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto TikToker Om Polos jadi Korban Penipuan, Rugi Rp40 Jt, Pelaku: Sanggup Cicil Rp50 Ribu Dalam 66 Tahun
Kolase TikTok
TikToker Dedy Chandra dikenal dengan sebutan Om Polos Banget menjadi korban penipuan pemilik bengkel mobil hingga rugi Rp 40 juta. 

TRIBUNGORONTALO.COM-TikToker Dedy Chandra dikenal dengan sebutan Om Polos Banget menjadi korban penipuan pemilik bengkel mobil hingga rugi Rp 40 juta.

TikToker itu adalah Dedy Chandra atau yang dikenal dengan sebutan Om Polos Banget.

Beberapa bulan lalu, Om Polos baru keluar dari penjara karena kasus pencemaran nama baik atas laporan PT Mandiri Bangun Makmur (MBM).

Kini ia kembali disorot karena ditipu oleh pemilik bengkel mobil. Pemilik bengkel mobil itu bernama Rizal dan baru mulai merintis usahanya. Om Polos berniat memperbaiki mobilnya ke bengkel itu.

Dijanjikan empat sampai lima hari, namun mobilnya tak kunjung kembali sampai ia pulang dari liburan ke luar negeri.

Baca juga: BREAKING NEWS: 20 Rumah di Biawao Kota Gorontalo Tergenang Banjir Luapan Drainase

Ia pun mendapat kabar kalau ternyata mobilnya sudah digadaikan oleh Rizal ke orang lain.

Padahal sebelumnya, Om Polos sempat meminjamkan uang Rp 10 juta kepada Rizal untuk modal usaha.

"Aku panjangin STNK aku sama dia juga, perpanjang 2 tahun hampir Rp 20 juta, service mobil hampir Rp 10 juta. Tadia dia datang minta maaf, dia bilang khilaf, duitnya dijudiin, ibunya datang juga," kata Om Polos melalui akun TikToknya, melansir dari TribunBogor.

Rupanya menurut sang ibu, Rizal sudah berkali-kali melakukan penipuan kepada orang. Bahkan sang ibu harus menggadaikan kartu BPJS untuk melunasi utang Rizal.

Ia juga meminta Om Polos menjebloskan anaknya ke penjara seumur hidup. Namun Om Polos menolak menjebloskan Rizal ke penjara, dan lebih memilih berdamai.

"Aku kasian, gak mau jeblosin ke penjara. Kalau dia masih ada itikad baik masih mau mulangin mobil saya. Saya tidak mau menjadi seperti orang yang pernah memasukkan saya ke penjara," tuturnya.

Bahkan saat liburan, Om Polos sempat menerima pesan dari Rizal yang meminjam uang lagi.

"Pas saya liburan, dia minta lagi pinjam buat sewa ruko. Tapi aku punya insting, yang kemarin aja belum dibayar," katanya.

Baca juga: 5 Fakta Persidangan Sengketa Pilkada Kota Gorontalo di Mahkamah Konstitusi

Om Polos pun kemudian menebus mobilnya yang digadaikan oleh Rizal. Betapa kagetnya ia melihat kondisi mobilnya sudah mengenaskan.

Bagian dalam mobilnya sudah kotor, dan banyak baret di beberapa interiornya. Bahkan ada beberapa barang lainnya di mobil yang sudah hilang.

"Jam tangan aku hilang, duit parkir segepok ilang, e toll mandiri aku yang di dalamnya ada uang sekitar Rp 500 ribu, tinggal Rp 10 tadi dicek. Flazz yang biasanya Rp 1 juta, tinggal Rp 50 ribu. Bensin yang selalu aku tinggalin full, sudah hampir kosong," rinci Om Polos.

Kepada Om Polos, Rizal pun mengaku memakai uang yang ada di dalam mobil. Namun ia tidak mengaku soal jam yang hilang di mobil itu.

"Om hanya minta Mas Rizal taubat ya. Tidak lain! Dan cicil utangnya ya Mas Rizal, jangan sia-siakan kebaikan orang lain," kata Om Polos lagi.

Rupanya Om Polos dan Rizal telah menandatangani surat perjanjian bahwa pelaku akan membayar semua utangnya. Namun Rizal akan mencicil utangnya itu Rp 50 ribu per bulan.

"Utangnya Rp 40 juta, di surat perjanjian dia cuma sanggup bayar Rp 50-100 ribu per bulan. Yauda aku bilang iya oke, jadi kalau dipukul rata setiap bulan Rp 50 ribu, itu memakan waktu 66 tahun, doakan cepat kaya dan bisa cepat bayar utang," katanya sambil tertawa.

Sebelumnya, postingan seorang perempuan viral di media sosial karena merasa tertipu membeli mobil bekas taksi di bengkel terkemuka, tapi tidak mendapat unitnya meski menunggu enam bulan.

Dalam unggahan di akun TikTok Fathin Aulia, dia merasa ditipu oleh bengkel yang diduga merupakan Deka Reset, Auto Workshop spesialis bekas taksi di daerah Jati Asih, Bekasi, yang menjual unit eks taksi dengan tampilan sudah dimodifikasi.

Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok 26 Jan : Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan

"Berawal dari tanggal 1 Oktober 2023, Alhamdulillah kami dapat bantuan modal untuk beli mobil yang hemat dari salah satu kerabat. Beliau menyarankan ambil mobil bekas taxi, belinya didaerah X, karena tempat ini viral di YT, Tiktok, dan kalau lihat marketing nya si testi sama orang-orang terpecaya," tulis keterangan video dikuti[p Kompas.com, Minggu (24/3/2024).

Dalam unggahannya Fathin bercerita mendatangai lokasi pada 1 Oktober 2023 dan kemudian membeli mobil bekas taksi secara tunai meski tak disebutkan nominalnya.

"Akhirnya kami transaksi lunas diawal, dan karena ini bekas taxi dan diperbaiki dulu. Jadi sistemnya kaya PO gitu dirapihin dulu lah bahasanya," tulisnya.

Namun lama dinanti progres mobil tidak kunjung ada. Sampai tanggal 2 Februari 2024, atau sekitar empat bulan, ketika korban meminta video pengerjaan mobilnya pihak bengkel terus berkilah.

"Videonya aja loh tidak dikasih. Ini sampai semingguan lebih dengan alasan ada saja yang dibuat. Kalau jualannya benar nunjukin video itu bukan perkara susah gak sih," tulisnya.

Karena sudah tidak percaya korban kemudian mendatangi bengkel tersebut tapi tidak ada kejelasan. Korban kemudian minta ganti unit yang siap pakai ketimbang harus menunggu lagi. Sebab disebutkan saat itu korban sudah menunggu waktu lima bulan.

"Setelah drama minta video, dan karena kami butuh cepat dan kejelasan mobilnya. Akhirnya kta kinta ganti unit yang ready saja. Gakpapa nmbah harganya yang penting jelas dan kita bisa liat langsung progresnya," katanya.

Singkat cerita korban kemudian ganti unit. Namun rupanya korban kembali menunggu. Artinya setelah ganti mobil masalah tidak selesai dan korban belum dapat mobilnya.

"Mobilnya ada rangkaian service kita pantau langsung ke lapangan, bahkan lebih dari 5x bolak-balik kesana. Tapi ritme yang sama terulang! biasaa dijanjikan selesai di waktu tertentu tapii tidak ditepai. Diundur terus dengan sejuta alasan," katanya.

Korban yang kesal kemudian berusaha menyelesaikan masalah dengan membuat perjanjian hitam di atas putih. Isinya berupa berita acara dengan kop surat dan tanda tangan manager bahwa korban akan dapat mobil sebelum 10 Maret 2024.

"Kurang lebih isinya jika sampai waktu yang disepakati (10 Maret 2024) mobil belum juga dikasih maka akan direfund 100 persen tanpa dicicil dan tanpa potongan, maksimal 3 hari setelah jatuh tempo," katanya.

Baca juga: Hanya Beda Satu Huruf di Nama, Pencalonan Adhan Dambea di Pilwako Gorontalo Dipermasalahkan di MK

"Tapi ternyata ada, sampai hari ini lebih dari 3 hari setelah 10 Maret 24, belum di refund juga. Padahal sudah hitam di atas puith tapi masih minta diundur," katanya.

Korban akhirnya kembali menyambangi bengkel dan managernya tidak ada. Tim yang ada dilokasi disebut saling lempar tanggung jawab dan tidak solutif menghadapi masalah.

Di akhir postingan, korban menulis bahwa setelah sebulan lebih bolak-balik ke bengkel tetap tidak mendapat mobilnya.

"Ownernya kabur dengan membawa hutang banyak. Uang konsumen dan para investornya. Banyak diantaranya sudah menabung dari 0, uang pinjangan sangay membutuhkan mobil untuk keluarganya, untuk hadiah anak/istri/saudara tercinta, mobil impian, transaksinya di luar kita dan semua perjuangannya," tulisnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com

Sumber: TribunJatim
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved