Jumat, 6 Maret 2026

Kebakaran Hutan LA California

Polisi Los Angeles tangkap Perampok yang Pura-pura jadi Pemadam Kebakaran

Para petugas pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan api yang telah berkobar selama enam hari berturut-turut pada Senin.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Polisi Los Angeles tangkap Perampok yang Pura-pura jadi Pemadam Kebakaran
Getty Images
Kebakaran hutan di Los Angeles, Callifornia. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Polisi Los Angeles menangkap seorang pria yang menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran.

Pria tersebut merampok rumah-rumah di wilayah Los Angeles yang dilanda kebakaran pada Jumat (12/1/2025). 

Penangkapan ini terjadi di tengah lonjakan kejahatan perampokan yang terkait dengan kebakaran hutan yang melanda kawasan tersebut.

Sherif Los Angeles County, Robert Luna, mengonfirmasi bahwa setidaknya 29 orang telah ditangkap pada Minggu kemarin. 

Dari jumlah tersebut, 25 penangkapan terjadi di area Kebakaran Eaton, sementara empat lainnya dilaporkan di sekitar wilayah Kebakaran Palisades.

"Saya melihat seorang pria yang terlihat seperti petugas pemadam kebakaran, dan saya bertanya apakah dia baik-baik saja karena dia sedang duduk. Saya tidak menyadari bahwa dia sudah diborgol. Ternyata, dia baru saja tertangkap sedang merampok sebuah rumah," kenang Sherif Luna tentang insiden tersebut.

Pihak berwenang juga mengungkapkan bahwa dua penangkapan dilakukan karena pelanggaran jam malam di dekat kediaman Wakil Presiden Kamala Harris di Brentwood pada Sabtu dini hari.

Sebagai respons terhadap meningkatnya kejahatan ini, 400 tentara Garda Nasional telah dikerahkan ke daerah yang terdampak untuk meningkatkan keamanan dan mencegah perampokan lebih lanjut.

Kepala Kepolisian Los Angeles, Jim McDonald, menegaskan bahwa jam malam mulai pukul 6 sore hingga 6 pagi tetap berlaku hingga Senin.

Kebakaran hutan yang melanda Los Angeles telah menyebabkan setidaknya 24 orang tewas, sementara 16 orang lainnya dilaporkan hilang.

Para petugas pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan api yang telah berkobar selama enam hari berturut-turut pada Senin.

Hingga saat ini, lebih dari 12.000 bangunan dilaporkan hancur akibat kebakaran tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved