Rabu, 4 Maret 2026

Banjir Boalemo

2.643 Jiwa di Boalemo Gorontalo jadi Korban Banjir Bandang

Pihaknya juga memastikan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan BNPB untuk menyalurkan bantuan lebih lanjut bagi korban terdampak. (*)

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 2.643 Jiwa di Boalemo Gorontalo jadi Korban Banjir Bandang
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Seorang warga Lahumbo, Tilamuta, Boalemo, Gorontalo bersihkan sisa lumpur banjir, Jumat (10/1/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, BoalemoSebanyak 2.643 jiwa di Kabupaten Boalemo Gorontalo terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi pada Kamis (9/1/2025) malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boalemo, Roslina Karim menjelaskan bahwa total 2.643 jiwa terdampak akibat bencana banjir di tiga desa berbeda.

Hal ini diungkapkan langsung Roslina kepada TribunGorontalo.com saat dikonfirmasi, Jum'at (10/1/2025) sore.

Menurut Roslina, hujan deras mulai turun sekitar pukul 16.00 hingga 19.30 WITA pada Kamis malam, hal itu menyebabkan luapan air di beberapa titik, terutama di Desa Mohungo dan Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, serta Desa Diloato, Kecamatan Paguyaman.

"Kami langsung bergerak melakukan pendataan, memantau situasi di lapangan, dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada," ujar Roslina.

Berikut informasi desa di Kabupaten Boalemo yang terdampak banjir berdasarkan laporan BPBD Boalemo.

1. Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta:

Dusun I: 118 KK, 472 jiwa
Dusun III: 227 KK, 889 jiwa
Dusun IV: 37 KK, 148 jiwa

2. Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta:

Dusun I Butik: 27 KK, 160 jiwa
Dusun II Botutomie: 55 KK, 220 jiwa
Dusun III Mangulipa: 165 KK, 660 jiwa
Dusun IV Bualo: 8 KK, 32 jiwa

3. Desa Diloato, Kecamatan Paguyaman:

22 KK, 62 jiwa

Lebih lanjut Roslina mengatakan BPBD Boalemo telah bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, Dinas Sosial, dan Satpol PP, untuk membantu masyarakat terdampak.

Langkah-langkah awal yang dilakukan meliputi pendataan korban, memantau situasi di lokasi bencana, serta memastikan warga berada dalam kondisi aman.

Roslina menambahkan bahwa banjir ini memengaruhi akses jalan utama di beberapa desa, khususnya Desa Mohungo dan Lahumbo.

"Kami terus memonitor perkembangan situasi. Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun dampak terhadap infrastruktur dan kehidupan masyarakat sangat signifikan," jelasnya.

Saat ini kondisi banjir di Kabupaten Boalemo berangsur turun, warga tengah sibuk membersihkan sisa material didalam rumah. Hal itu juga dibantu oleh BPBD Boalemo bersama instansi terkait. 

Selain itu Roslina mengimbau warga agar tetap waspada, terutama karena potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pihaknya juga memastikan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan BNPB untuk menyalurkan bantuan lebih lanjut bagi korban terdampak. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved