Minggu, 8 Maret 2026

Banjir Boalemo

BREAKING NEWS: Banjir Rendam Ibukota Boalemo Gorontalo, Warga Kaget Air Sudah di Dalam Rumah

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Boalemo sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari (28/5/2025) menyebabkan banjir.

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Banjir Rendam Ibukota Boalemo Gorontalo, Warga Kaget Air Sudah di Dalam Rumah
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
BANJIR MOHUNGO - banjir merendam permukiman warga di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wita Rabu (28/5/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Tilamuta - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Boalemo sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari (28/5/2025) menyebabkan banjir.

Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, banjir merendam permukiman warga di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.30 Wita, saat sebagian besar warga masih terlelap tidur.

Warga setempat terkejut saat terbangun dan mendapati air telah masuk ke dalam rumah.

Warga memperkirakan banjir mengguyur dengan ketinggian mencapai sekitar 50 cm, terutama di sepanjang jalan Trans Sulawesi, tepatnya di ibukota Boalemo, Tilamuta.

Ronald Datau, seorang warga setempat, mengaku kaget bukan kepalang saat mendapati rumahnya sudah tergenang air setinggi lutut orang dewasa.

“Semua orang masih tidur, tidak sadar air sudah masuk. Hujannya sangat deras dari malam, mungkin itu yang sebabkan air cepat naik,” ujar Ronald kepada TribunGorontalo.

Warga yang panik langsung menyelamatkan barang-barang berharga dan perabotan rumah tangga agar tidak rusak terendam banjir.

Kondisi serupa juga dialami warga di Dusun 3. Mohamad Arten, warga setempat, menjelaskan bahwa air datang dengan cepat.

Ia menjelaskan jika air dari arah pegunungan. Ia menduga banjir ini disebabkan oleh kurangnya daya serap tanah di kawasan hulu, terutama setelah masa panen selesai.

“Air turun dari pegunungan. Karena lahan baru dipanen, tanah di sana jadi keras dan tidak menyerap air hujan. Itu yang bikin air langsung mengalir ke bawah,” jelas Arten.

Hingga pukul 06.00 Wita, air dilaporkan masih belum surut sepenuhnya, mengganggu aktivitas warga yang harus fokus membersihkan rumah dan mengamankan barang-barang mereka.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved