Satpol PP Viral
DPRD Provinsi Gorontalo Sepakat Anggota Satpol PP Penganiaya Pengendara Motor Tak Dipecat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo sepakat bahwa tiga anggota Satpol PP penganiaya pengendara motor tidak dipecat.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo sepakat bahwa tiga anggota Satpol PP penganiaya pengendara motor tidak dipecat.
Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Provinsi Gorontalo bersama Satpol PP Provinsi Gorontalo pada Senin (30/12/2024) siang tadi.
Sebelumnya tiga anggota Satpol PP Provinsi Gorontalo sempat menghebohkan jagad maya.
Dalam video rekaman cctv, seorang pria pengendara motor bernama Ibrahim Usman mendapat tindakan represif dari oknum Satpol PP di pintu gerbang Kantor Gubernur Gorontalo.
Meski sempat menuai kontroversi, akhirnya semua pihak berdamai pada 25 Desember 2024.
DPRD Gelar Rapat Dengar Pendapat
DPRD Provinsi Gorontalo memanggil tiga anggota Satpol PP dan juga korban untuk menyelesaikan perkara dalam rapat dengar pendapat (RDP), Senin (30/12/2024).
Pantauan TribunGorontalo.com, hasil RDP tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo mendukung kebijakan pimpinan Satpol PP yang tidak memecat pelaku dugaan kekerasan tersebut.
Awalnya anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyu Moridu, meminta Satpol PP Gorontalo agar menindak tegas tiga terduga pelaku.
"Harus ada tindakan tegas yang dilakukan, efek jera, agar kejadian ini tidak terulang kembali di masyarakat kita," ucapnya.
Namun seiring RDP berlangsung, sebagian besar anggota DPRD termasuk Fikram Salilama meminta anggota Satpol PP diberi sanksi tanpa pemecatan.
"Saya minta agar anggota Satpol PP tersebut diberikan teguran keras, tapi tidak ada pemecatan," ungkapnya.
RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha itu berjalan kondusif meski diwarnai ketegangan hadirin.
Baca juga: Juwita Pantow Ditemukan Tewas di Wisata Tangga 2000 Kota Gorontalo, Unggahan Terakhir Disorot
Kronologi

Ibrahim Usman, korban pemukulan oleh oknum anggota Satpol PP di Gorontalo, akhirnya buka suara soal kejadian yang dialaminya pada Senin (23/12/2024).
Pria yang akrab disapa Joko ini membeberkan kronologi lengkap kepada TribunGorontalo.com saat dikonfirmasi Rabu (25/12/2024).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.