Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh
3 Tuntutan Presiden Aliyev ke Putin Pasca Pesawat Azerbaijan Airlines Ditembak Jatuh Rusia
Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev menuntut Presiden Rusia, Vladimir Putin. Tuntutan itu menyangkut insiden pesawat Azerbaijan Airlines yang ditembak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Azerbaijan-Ilham-Aliyev.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev menuntut Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Tuntutan itu menyangkut insiden pesawat Azerbaijan Airlines yang ditembak jatuh Rusia.
Meskipun kejadian itu terdapat unsur ketidaksengajaan, Presiden Aliyev rupanya geram.
Ia pun mengkritik Moskow karena dianggap menutup-nutupi permasalahan tersebut.
"Kami dapat mengatakan dengan sangat jelas bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh Rusia." ungkap Aliyev melalui siaran stasiun televisi nasional Azerbaijan.
"Kami tidak mengatakan bahwa itu dilakukan dengan sengaja, tetapi itu terjadi," lanjutnya.
Dikutip dari Associated Press, dalam konferensi pers tersebut Aliyev mengatakan bahwa pesawat yang jatuh pada Rabu lalu (25/12/2024) di Kazakhstan, terkena tembakan dari darat oleh pihak Rusia.
Aliyev pun mengaku bahwa dia "kesal dan terkejut" dengan versi peristiwa yang disampaikan oleh pejabat Rusia.
"Sayangnya, selama tiga hari pertama kami tidak mendengar apa-apa dari Rusia selain versi-versi yang tidak masuk akal," ujarnya.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Kremlin sendiri mengatakan sistem pertahanan udara mereka tengah menangkis serangan drone Ukraina di dekat Grozny, ibu kota regional republik Rusia Chechnya.
Hal ini bertepatan dengan penerbangan Azerbaijan Airlines dari Baku, menuju Grozny ketika pesawat tersebut berbelok menuju Kazakhstan, ratusan kilometer melintasi Laut Caspian dari tujuan yang dimaksudkan.
Rusia kemudian mengaku tidak tahu bahwa ada pesawat yang mencoba mendarat di lokasi tersebut.
Kecelakaan itu menewaskan 38 dari 67 orang yang ada di dalam pesawat.
Aliyev yang kesal dengan pernyataan Rusia kemudian mengajukan tiga tuntutan kepada Rusia terkait kecelakaan tersebut.
"Pertama, pihak Rusia harus meminta maaf kepada Azerbaijan. Kedua, mereka harus mengakui kesalahan mereka. Ketiga, menghukum orang yang bersalah, membawa mereka ke pengadilan pidana dan memberikan kompensasi kepada negara Azerbaijan, penumpang dan anggota kru yang terluka," ujarnya.