Berita Kota Gorontalo
Sejarah Singkat GPIG Sentrum di Kota Gorontalo, Gereja Berusia 171 Tahun
Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) Jemaat Sentrum merupakan rumah peribadatan umat Kristiani khususnya di Kota Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gereja-Protestan-Indonesia-di-Gorontalo-GPIG-Sentrum.jpg)
Artinya, saat ini umur dari gereja telah mencapai usia 171 tahun.
Ia menyebut, gereja berdiri di masa penjajah tepatnya abad ke 18 masehi.
Gereja dibangun guna menjadi tempat pengajaran, pendidikan dan pembinaan warga gereja. Juga tempat pengembalaan dalam rangka pengembangan spiritual, moral dan etika dalam kehidupan berbangsa bernegara.
Bangunannya saat ini sudah mengalami perubahan signifikan.
"Hanya tinggal bagian belakang saja yang tidak dipugar," ungkap Rusdin.
Rusdin diketahui menjadi penjaga GPIG Sentrum Gorontalo sejak tahun 2003.
Baca juga: Sosok Ikram Andi Taufan Hurudji, Camat Terkaya di Kabupaten Gorontalo, Punya Harta Miliaran Rupiah
Sosok Rusdin Bulumulawa, Penjaga GPIG Sentrum Kota Gorontalo
usdin Bulumulawa adalah sosok penjaga Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) Sentrum Gorontalo Wilayah I, Kota Gorontalo.
Lokasinya berada di Jalan P. Kalengkongan, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Saat ini Rusdin tengah beberes mempersiapkan pelaksanaan hari Natal 2024.
"Cuma bersih-bersih sedikit saja. Kalau banyak persiapan itu nanti tanggal 24 Desember," ujar Rusdin saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Sabtu (21/12/2024).
Bukan kali ini saja, tercatat sudah 21 kali perayaan Natal, ia persiapkan di GPIG Sentrum.
"Saya dari 2003 di sini, jadi sudah mau 21 kali Natal saya lewati," ungkapnya.
Dulu kata Rusdin, ia tinggal di belakang gereja. Namun karena ada pemugaran, kembali ke kediamannya di kawasan Pabean.
Setiap pagi hari, ia datang bersama istrinya berangkat dari rumah.