Selasa, 14 April 2026

Human Interest Story

Pengrajin Bantal Guling Tradisional Gorontalo Bertahan dari Gempuran Produk Import

Naik dan turun jarum ia gerakan. Ritmenya cepat, namun teratur. Matanya fokus pada setiap jahitan, memastikan setiap garisnya lurus dan rapi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pengrajin Bantal Guling Tradisional Gorontalo Bertahan dari Gempuran Produk Import
FOTO: Efriet Mukmin
Halim Umar, pria 58 tahun yang jadi pengrajin bantal tradisional di Gorontalo, Minggu (22/12/2024). 

Ada pula bantal pesanan khusus dengan bahan berkualitas tinggi yang bisa bertahan hingga 10 tahun, meski harganya lebih mahal. 

Dari hasil penjualan rutin, Halim mencatat keuntungan bersih sekitar Rp 1.250.000 setiap dua minggu.

Namun, proses produksi yang mengandalkan peralatan manual kerap menjadi tantangan tersendiri.

Halim berharap ada dukungan dari pemerintah, terutama berupa mesin penggiling kapok, agar pekerjaannya menjadi lebih efisien dan produksi dapat meningkat.

"Kalau ada bantuan mesin, tentu bisa meringankan beban pekerjaan kami. Selain itu, mungkin kami juga bisa menerima lebih banyak pesanan," tuturnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved