Berita Viral
Wanita di Surabaya jadi Korban Casting Iklan Palsu, Video Tak Senonoh Disebar
Wanita berinisal GN dan sejumlah wanita di Surabaya menjadi korban casting iklan palsu hingga video dan foto tak senonoh mereka tersebar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dhfj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Wanita di Surabaya jadi Korban Casting Iklan palsu, Video Tak Senonoh Disebar
Adapun wanita berinisal GN dan sejumlah wanita di Surabaya menjadi korban casting iklan palsu hingga video dan foto tak senonoh mereka tersebar.
Salah satunya video wanita berinisial GN yang sudah tersebar di aplikasi Telegram dan X (Twitter). Video adegan tak senonoh yang beredar di media sosial itu itu membuar GN resah.
Dia pun yang awalnya tak ingin hal ini diketahui publik, akhirnya buka suara.
“Saya ingin pelaku ditangkap agar tidak ada lagi korban seperti saya,” ujarnya dilansir Tribun-medan.com dari Kompas.com, Rabu (18/12/2024).
Baca juga: Sebagian Besar Wilayah Kelurahan Botu Gorontalo Tak Layak untuk Permukiman, Rawan Longsor
Terungkap, casting iklan palsu itu terjadi pada 2017 silam, namun dokumentasinya beredar luas di media sosial belakangan ini. GN juga menceritakan awal mula tawaran casting iklan palsu tersebut.
Awalnya GN mendapatkan tawaran casting iklan produk snack dari sebuah perusahaan ternama. GN mengikuti seleksi berupa proses foto casting di Gresik sampai tahap seleksi berikutnya.
Pada tahap casting selanjutnya, GN diminta datang ke sebuah apartemen di wilayah Surabaya bagian barat.
Di apartemen tersebut, GN bertemu dengan pelaku yang tampak profesional.
Pelaku meminta GN untuk mengisi daftar hadir yang sudah mencantumkan nama-nama perempuan lain.
Namun, situasi mulai mencurigakan ketika GN diperintahkan untuk mengganti pakaian yang sudah disediakan, seperti dress pendek hitam dan dress bermotif bunga.
Baca juga: Identitas 3 ASN Terlibat Kasus Uang Palsu, Ada Mengaku Wiraswasta hingga Kibuli Polisi
Baca juga: Kronologi Penyelundup BBM Ilegal Pukuli Polisi hingga Tewas
Saat mengganti pakaian, GN curiga melihat sebuah handycam yang mengarah ke tempatnya.
Untuk menghindari risiko direkam, GN segera berpindah ke kamar mandi.
Pelaku kemudian meminta GN melakukan adegan tidak senonoh, seperti berpura-pura menikmati lolipop sambil menunjukkan ekspresi sensual.
Adegan tersebut diminta dengan tujuan mempromosikan produk iklan casting.