Hiu Paus di Gorontalo
Fenomena Kemunculan Hiu Paus di Wisata Botubarani Gorontalo Sepanjang 2024, Terbanyak September
Fenomena kemunculan Hiu Paus di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, menjadi daya tarik wisatawan sepanjang 2024
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wisata-Botubarani-Hiu-Paus-i9iii.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Fenomena kemunculan Hiu Paus di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, menjadi daya tarik wisatawan sepanjang 2024.
Ketua Pengelola Sadar Wisata Hiu Paus Botubarani, Wahab Matoka, kepada TribunGorontalo.com mengatakan bahwa Hiu Paus muncul setiap bulan dengan variasi jumlah
Di awal tahun, Januari mencatat kemunculan sebanyak 63 ekor Hiu Paus. Puncaknya terjadi pada 2 Januari, di mana empat ekor Hiu Paus muncul dalam sehari.
Februari menyusul dengan 50 ekor, dengan puncak kemunculan tiga ekor pada 13, 18, 26, dan 27 Februari.
Pada Maret, kemunculan sedikit menurun menjadi 34 ekor, dengan puncak tiga ekor pada 18 Maret.
Namun, April mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, yakni 74 ekor Hiu Paus. Puncak kemunculan lima ekor terjadi pada 11, 12, dan 14 April.
Di bulan Mei, sebanyak 64 ekor Hiu Paus muncul, dengan puncak empat ekor pada 9, 13, dan 17 Mei.
Namun, periode 25 Mei hingga 9 Juni mencatat kekosongan wisata karena tidak ada kemunculan Hiu Paus, yang diduga akibat kehadiran Paus Orca.
Pada Juni, kemunculan kembali dengan jumlah 40 ekor, puncaknya tiga ekor pada 23, 26, 28, dan 30 Juni. Juli mencatat peningkatan menjadi 62 ekor, dengan kemunculan tiga ekor pada 2, 6, 24, dan 25 Juli.
Agustus mencatat kemunculan 56 ekor Hiu Paus, dengan puncak empat ekor pada 17 Agustus, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Bulan September menjadi bulan dengan kemunculan terbanyak sepanjang tahun 2025, yaitu 83 ekor, dengan puncak empat ekor pada 9, 15, 20, 22, dan 28 September.
Kemunculan menurun pada Oktober dengan total 36 ekor, di mana hanya dua ekor yang muncul pada hari-hari puncaknya.
November mencatat 54 ekor Hiu Paus, dengan puncak tiga ekor pada 21 dan 22 November. Hingga pertengahan Desember, 29 ekor Hiu Paus tercatat muncul, dengan rata-rata dua ekor per hari.
Menurut Wahab Matoka, kemunculan Hiu Paus menjadi potensi besar untuk meningkatkan pariwisata di Gorontalo.
Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem perairan agar keberadaan Hiu Paus tetap terjaga.
| Khansya Alya Najwa Mahasiswi FK UNG Jalani Program Pertukaran dan Kolaborasi Medis Lintas Negara |
|
|---|
| Identitas Lansia Ditemukan Meninggal usai Hanyut di Sungai Paguyaman Gorontalo |
|
|---|
| Bacaan Niat Salat Tarawih dan Doa Setelah Witir Lengkap Arab-Latin |
|
|---|
| Geger! Ular Cobra Bersembunyi di Kamar Rumah Warga Tenilo Kota Gorontalo |
|
|---|
| Sudah Disiapkan Rp2,3 Miliar, Kapan THR PPPK Paruh Waktu Kota Gorontalo Dibayarkan? |
|
|---|