Berita Viral
Wanita Ini Viral Nangis Gegara Dituduh Settingan, Mobil Rp13M Miliknya Ditabrak Truk Hanya Tersenyum
Wanita ini viral di media sosial. sebab, mobil miliknya seharga Rp 13 Miliar ditabrak oleh truk. Sehingga, mobilnya ini mengalami kerusakan yang cukup
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dsgveanblegb.jpg)
Wanita bermarga Zhu ini merupakan sosok yang aktif di media sosial TikTok (versi Tiongkok: Douyin).
Videonya yang viral tertabrak itu pertama kali diunggah Zhu ke TikTok pada 7 November 2024.
Dia memberikan keterangan bahwa dia memutuskan untuk tidak menuntut ganti rugi atas insiden tersebut kepada sopir truk yang menabraknya yang bermarga Li.
Walaupun sebenarnya pasca kejadian, Polisi mendapati pengemudi truk bernama Li ini mengaku akan bertanggung jawab.
Baca juga: Hendak Kabur Usai Tabrak Pejalan Kaki, Sopir Mobil Ini Digebuki Warga hingga Babak Belur di Medan
Zhu menyebutkan bahwa pengemudi truk bermarga Li ini hanya memiliki pertanggungan asuransi sebesar 1 juta yuan atau Rp2 Miliar yang kemungkinan tak akan cukup untuk membiayai perbaikannya.
“Setelah berbicara dengan Li, saya menyadari bahwa dia telah mengalami masa sulit, bekerja berjam-jam hanya untuk bertahan hidup," tulis Zhu.
Insiden itu dengan cepat menjadi viral di media sosial.
Folower akun Zhu di TikTok meroket hingga 1,4 juta karena banyak yang mengagumi kemurahan hati wanita yang bernama Zhu ini.
Meski demikian, sebagian netizen justru menuduh Zhu merekayasa unggahan video viral itu demi follower di TikTok.
Zhu juga dituduh sengaja menyewa sopir truk itu untuk membuat konten TikTok.
Pada tanggal 10 November 2024, Zhu menanggapi tuduhan ini di media sosial.
Baca juga: 1 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Bogor, Mobil Tabrak Lima Kendaraan, sang Sopir Kabur
“Ada tiga anak di dalam mobil. Sebagai seorang ibu, saya tidak akan pernah membahayakan nyawa anak-anak saya hanya untuk sebuah lelucon," kata Zhu Sambil menahan tangis.
"Saya menyambut baik pihak berwenang yang relevan untuk menyelidiki kebenaran pernyataan saya," sambung Zhu.
Zhu menyatakan kesediaannya untuk menerima tanggung jawab hukum atas pernyataannya.
“Saya percaya keadilan akan menang," ungkap Zhu.