Penganiayaan Dokter Koas
Motif Penganiayaan Dokter Koas di Palembang: Tersangka Mengaku Khilaf
Tersangka Fadilla alias Datuk (36) mengaku melakukan aksi kekerasan tersebut secara spontan akibat emosinya yang terpancing.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fadilla-alias-Datuk-sopir-yang-menganiaya-dokter-koas-Fakultas-Kedokteran-FK.jpg)
“Motifnya adalah karena pelaku kesal melihat korban seperti tidak responsif terhadap ibu dari teman korban. Pelaku sudah bekerja selama 20 tahun dengan keluarga ibu Lina dan kejadian ini murni karena emosi sesaat,” jelasnya.
Anwar juga menyampaikan bahwa Lina sebelumnya sempat mengintimidasi korban untuk mengubah jadwal piket putrinya, namun tidak ada instruksi langsung kepada Datuk untuk melakukan tindakan kekerasan.
Proses Hukum Berlanjut Saat ini, pihak kepolisian terus memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.
Pengakuan dari tersangka dan barang bukti yang ada menjadi dasar untuk memperkuat dakwaan.
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi dan penyelesaian konflik dengan cara yang lebih baik demi menghindari tindakan yang merugikan pihak lain. (*)
| Jadwal Imsakiyah Gorontalo Besok Sabtu, 28 Februari 2026, Lengkap Bacaan Niat Puasa |
|
|---|
| BPOM Gorontalo Uji 12 Sampel Takjil di Menara Keagungan Limboto, Sekda: Alhamdulillah Semuanya Aman |
|
|---|
| SMK Tridharma Gorontalo 'Hadiahkan' MBG Jadi Menu Buka Puasa Siswa |
|
|---|
| Atasi Kemacetan Simpang Lima Telaga, Pemprov Gorontalo Mulai Studi Kelayakan Pembangunan Flyover |
|
|---|
| Simak Jadwal Buka Puasa di Kota Gorontalo Jumat, 27 Februari 2026 |
|
|---|