Berita Viral
Demi Motor dan Ponsel, Siswa SMK Tewas Ditikam Berkali-kali hingga Tewas oleh Pemuda di Bogor
Demi satu unit motor dan handphone milik seorang pelajar di Bogor, Pemuda 29 tahun kalap mata. Dia tega menghabisi nyawa pelajar tersebut dengan menu
Ketua RT setempat, Sumarna mengaku tidak mengenal sosok pelaku karena tidak aktif dalam bersosialisasi dengan warga sekitar.
"Si terduga pelaku pun saya engga kenal, engga tau mukanya yang mana pun engga tau," ujar Sumarna.
Bahkan, ia mengungkapkan bahwa keberadaan pelaku yang tinggal di rumah tersebut tidak pernah dilaporkan kepada pengurus lingkungan.
Baca juga: Gara-gara Menolak Ajakan Pria, Wanita di Gorontalo Nyaris Tewas dengan 27 Tikaman
Sebab, kata dia, ketika rumah tersebut dihuni beberapa tahu lalu, orang tua HS mengaku hanya tinggal berdua saja.
"Tinggal di sini kalau orang tuanya sekitar 2-3 tahun. Tapi si anak (HS) itu saya engga tau semenjak masuk ke situnya kapan, karena engga ada laporan masuk ke saya dan saya pun engga pernah ngeliat si anak itu," terangnya.
Kendati demikian, Sumarna mengatakan bahwa orang tua HS cukup baik bersosialisasi dengan masyarakat.
Hanya saja, pada saat kejadian HS hanya tinggal berdua dengan ibunya, sedangkan ayahnya berada di wilayah Sukabumi.
Ketika sang ibu pergi bekerja, HS dengan leluasa melakukan aksinya kejinya di rumahnya sendiri dan meninggalkan AF yang sudah tak berdaya.
"Si bapaknya di Jampang, udah satu setengah bulan lalu, waktu kejadian engga ada (orang)," terangnya.
Korban dihabisi saat COD HP
Sumarna juga merupakan salah satu saksi yang menemukan jasad Agil di rumah kawasan Kampung Sirnasari, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Sumarna bercerita bahwa alasan korban yakni Agil datang ke rumah pelaku adalah untuk melakukan transaksi cash on delivery alias COD handphone.
Baca juga: Gegara Truk Dikendarai Ugal-ugalan di Batam, Ibu dan Anak Terlindas, Tewas di Lokasi
Fakta tersebut diketahui Sumarna berasal dari video yang sempat direkam korban sebelum tiba di rumah pelaku.
Dalam video tersebut Agil sempat menunjukkan posisinya berada di depan sebuah sekolah yang disinyalir hendak menuju ke rumah terduga pelaku.
"Semalam pun saya melihat ada satu kiriman video si korban ini merekam posisi dia di depan SMP, mungkin dia komunikasi dengan si terduga pelaku 'saya ada di sini' mungkin. Karena rekaman dia itu ke arah depan, di dashbord ada Hp, di sini (paha sebelah kiri) ada dus Hp merk iPhone, yang di dashbord saya enggak tahu itu merk apa," pungkas Sumarna.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.