Sabtu, 7 Maret 2026

Pilkada Gorontalo

Ketua KPU Provinsi Gorontalo Sebut Konvoi Pasca Pilkada jadi Kewenangan Polisi

"Kami tidak memiliki regulasi terkait konvoi. Itu menjadi kewenangan Polri untuk mengatur dan memastikan kondusivitas di lapangan. Yang kami atur hany

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ketua KPU Provinsi Gorontalo Sebut Konvoi Pasca Pilkada jadi Kewenangan Polisi
FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com
Sejumlah polisi kawal konvoi kemenangan di Bone Bolango, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, menanggapi maraknya aktivitas konvoi yang dilakukan oleh sejumlah pendukung pasangan calon usai pelaksanaan Pilkada 2024.

Sophian menegaskan bahwa pengaturan kegiatan tersebut tidak berada dalam kewenangan KPU.

"Kami tidak memiliki regulasi terkait konvoi. Itu menjadi kewenangan Polri untuk mengatur dan memastikan kondusivitas di lapangan. Yang kami atur hanya kegiatan kampanye sebelum pemilu," ujar Sophian kepada TribunGorontalo.com, Kamis (28/11/2024).

Ia menegaskan bahwa KPU hanya berfokus pada proses pemilu, khususnya penghitungan suara dan rekapitulasi, yang dilakukan secara manual dan berjenjang.

Sophian juga mengingatkan semua pihak, terutama pasangan calon dan para pendukungnya, untuk tetap menghormati proses yang sedang berjalan.

"Harapan kami, masyarakat bisa bersabar menunggu hasil resmi dari KPU. Hasil ini didasarkan pada rekapitulasi manual yang diawali di tingkat kecamatan pada 29 November 2024," jelasnya

"Kami meminta semua pihak untuk menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan stabilitas daerah, termasuk aksi konvoi yang tidak terkendali," tambahnya

Sophian mengungkapkan bahwa rekapitulasi suara dimulai dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan dilanjutkan ke tingkat kabupaten.

Proses ini akan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dengan target penetapan akhir hasil Pilkada Gorontalo pada 16 Desember 2024.

Ia juga mengimbau agar para pendukung pasangan calon mengedepankan sikap sportif dan menunggu keputusan resmi tanpa membuat klaim-klaim yang tidak mendasar. 

"Kami mengharapkan kerja sama semua pihak untuk menjaga ketenangan dan kepercayaan pada proses yang tengah berlangsung," tambahnya.

Sophian menekankan pentingnya stabilitas daerah pasca-pilkada, terutama mengingat dinamika politik yang sering kali memicu perdebatan di masyarakat.

"Pilkada adalah pesta demokrasi, dan demokrasi harus dijalankan dengan damai. Mari kita jaga Gorontalo tetap aman dan kondusif," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved