Jumat, 6 Maret 2026

Berita Viral

Gegara Tiga Dokter Salah Diagnosis, Pria Ini Nyaris Dikremasi Padahal Masih Hidup

Pria ini hampir dikremasi padahal dirinya masih hidup. Hal ini ternyata salah dari dokter yang mendiagnosisnya telah meninggal.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gegara Tiga Dokter Salah Diagnosis, Pria Ini Nyaris Dikremasi Padahal Masih Hidup
Hindustan Times
Ilustrasi sebuah upacara kremasi di India. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pria ini hampir dikremasi padahal dirinya masih hidup.

Hal ini ternyata salah dari dokter yang mendiagnosisnya telah meninggal.

Keluarga telah menyiapkan proses pengkremasian pria ini karena diagnosis dari tiga dokter yang berbeda.

Namun, dirinya ternyata masih hidup.

Nyaris dikremasi, ternyata 3 dokter salah diagnosis pasien.

Baca juga: Karyawan Ini Viral di X, Gajinya Dipotong Gegara Telat Balas Pesan Atasan, Padahal Lagi Cuti

Disebut sudah meninggal ternyata pasien tersebut masih hidup.

Kesalahannya cukup fatal karena orang yang ternyata masih hidup disebut sudah meninggal dunia.

Tak pelak keluarga kemudian menyiapkan upacara kremasi kepada pasien tersebut.

Namun tak disangka sebelum dibakar pria bernama Rohitash (25) itu bangun.

Peristiwa itu terjadi di Jaipur, Rajasthan, India pada Kamis (21/11/2024). 

Dikutip dari NDTV, Jumat (22/11/2024), Rohitash dinyatakan meninggal dunia akibat serangan epilepsi setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jaipur.

Baca juga: Viral, Demi Nafkahi 7 Adiknya, Muiz Bocah SD di Garut Rela Jadi Pemulung Sambil Jualan dan Sekolah

Akibat insiden tersebut, Kepala Pemerintahan Distrik Ramavtar menjatuhkan sanksi skors terhadap tiga dokter yang telah gegabah menyatakan pria tersebut meninggal dunia.

Seorang pejabat pemerintahan di distrik Jhunjhunu, Rajasthan bernama Ramavtar Meena menyebut insiden tersebut sebagai kelalaian serius.

Selain itu, sebuah komite juga sedang dibentuk untuk menyelidiki insiden yang terjadi di rumah sakit terbesar tersebut.

"Tindakan akan diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab. Gaya kerja para dokter juga akan diselidiki secara menyeluruh," kata Meena.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved