Menteri Prabowo Gibran
Sama-sama Pilih Loyalis Masuk Kabinet, Prabowo Subianto dan Donald Trump Dinilai Mirip
Prabowo Subianto Presiden republik Inodnesia dinilai mirip dengan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/cwergviejnbviefv.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Prabowo Subianto Presiden republik Inodnesia dinilai mirip dengan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Hal ini dikarenakan baik di pemerintahan Prabowo maupun Trump lebih memilih orang-orang loyalis untuk masuk di pemerintahan.
Menurut mereka orang yang loyalis lebih paham arah kebijakan dari suatu negara.
Mereka pun tampak lebih berpengalaman dibandingkan yang lain.
Sehingga mereka tetap dipertahankan oleh kepala negara untuk masuk di dalam pemerintahan.
Namun tak jarang orang-orangyang loyalis ini dapat memperusak kinerja dari pemerintahan.
Pekan ini, presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam sorotan tajam publik di negeri paman sam itu.
Pasalnya, Donald Trump menunjuk para loyalis untuk masuk dalam jajaran kabinet pemerintahannya.
Pengamat bilang langkah Donald Trump ini serupa tapi tak sama dengan Presiden Prabowo Subianto yang mengisi posisi menteri dengan para loyalisnya begitu terpilih jadi Presiden Indonesia.
Ulasan itu dikutip dari media Singapura CNA pada Minggu (17/11/2024).
Menteri Trump Kebanyakan dari Loyalis dan Tidak Kompeten
Sebanyak 27 anggota kabinet yang telah dipilih Trump sejauh ini mengejutkan banyak pihak karena dianggap tidak cakap dan kurang berpengalaman untuk mengisi posisi yang ditugaskan.
Di antaranya adalah Matt Gaetz, 42, yang ditunjuk menempati posisi jaksa agung.
Pemilihan Gaetz yang sejak lama dikenal sebagai loyalis Trump dipertanyakan.
Pasalnya dia tidak pernah bekerja di kementerian kehakiman AS dan bahkan bukan seorang jaksa.