Selasa, 3 Maret 2026

Debat Pilkada Kabupaten Gorontalo

Solusi Paslon Bupati Gorontalo soal Korupsi, Perkuat Iman hingga Tes Kejiwaan

Beragam solusi ditawarkan masing-masing pasangan calon bupati saat debat terbuka kedua Pilkada Kabupaten Gorontalo.

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab

Namun secara umum penegakan hukum yang ketat dan edukasi masyarakat serta program pencegahan kejahatan, ditawarkan menjadi solusi. 

"Termasuk juga melalui partisipasi masyarakat, peningkatan kualitas, pengawasan dan kontrol akan kita dilakukan," jabar Sohidin

Cawabup Tonny Yunus justru memberikan solusi yang sedikit berbeda dengan cawabup lain. 

Menurut Tonny, korupsi dalam pemerintahan disebabkan oleh beragam penyebab. 

"Yang pertama moral dari itu sendiri, perilaku pengawasan yang kurang dan supermasi hukum serta kesempatan dan tekanan," ungkap Tonny. 

Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Penjual Kosmetik Ilegal Ditangkap & Haris Tome Bantah Tuduhan Anggota DPRD

Bahkan Tonny menawarkan untuk melakukan tes kejiwaan di setiap OPD. 

"Kita tes kejiwaan, apa punya potensi korupsi atau tidak," pungkasnya. 

Selanjutnya, integrasi pendidikan anti korupsi di sekolah juga harus diterapkan. 

"Kami berkomitmen untuk transformasi digitalisasi birokrasi tidak sekedar melalui indeks SPBE juga tidak hanya membangun satu data, tetapi lebih besar dan itu, dapat meminimalisir potensi korupsi," jelas Tonny.

Adapun tema besar yang diusung dalam debat ini adalah “Mewujudkan Daerah, Menyerasikan Pembangunan Daerah dengan Provinsi dan Nasional, Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan.”

Tema ini diangkat sebagai wujud komitmen untuk memperkuat sinergi antara pembangunan daerah Gorontalo dengan program nasional dan provinsi. Pun mempertahankan persatuan dan kebangsaan di tengah tantangan yang ada. 

Adapun keempat pasangan calon yang akan bersaing dalam memimpin Kabupaten Gorontalo adalah Syam T Ase & Sohidin, Sofyan Puhi & Tonny Junus, Roni Sampir & Adnan Entengo, serta Hendra Hemeto & Wasito Somawiyono.

Dalam debat ini, keempat pasangan calon tersebut akan menyampaikan visi, misi, dan program unggulan. 
Para calon kepala daerah membeberkan rencana pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional. Juga memaparkan rencana mereka dalam memajukan Gorontalo tanpa mengabaikan aspek nasionalisme dan kebhinekaan.

Debat ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat terkait program kerja dari masing-masing calon dalam lima tahun ke depan.

 

Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved