Universitas Negeri Gorontalo
Komitmen Universitas Negeri Gorontalo Jadi Kampus Bebas KKN, Rektor: Tekad Memperbaiki UNG
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara resmi mencanangkan Zona Integritas (ZI). UNG berkomitmen menjadi kampus bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara resmi mencanangkan Zona Integritas (ZI).
UNG berkomitmen menjadi kampus bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Pencanangan Zona Integritas ini berlangsung di Ballroom Hotel Damhil UNG, Selasa (12/11/24).
Acara dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta sejumlah pejabat dari Kejaksaan Tinggi Gorontalo dan Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo.
Dalam sambutannya, Rektor UNG, Eduart Wolok, menekankan bahwa pencanangan ZI ini bukan sekadar program, tetapi menjadi bentuk tekad bersama civitas akademika untuk meningkatkan kualitas tata kelola di UNG.
“Zona integritas yang kita canangkan ini bukanlah merupakan tujuan kita, namun merupakan tekad kita untuk semakin memperbaiki UNG,” ujar Eduart.
Menurutnya, Zona Integritas adalah fondasi untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan UNG.
Zona Integritas ini disebut sejalan dengan tuntutan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik yang bersih dan berintegritas.
Eduart berkomitmen akan memberikan pelayanan publik yang profesional dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.
Ia juga turut mengajak seluruh pimpinan fakultas dan dosen di UNG untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan kampus yang bebas dari praktik-praktik kecurangan.
Selain itu, UNG akan membentuk tim pengawasan internal yang bertugas memastikan pelaksanaan zona integritas di berbagai unit kerja kampus berjalan sesuai prosedur.
Tim ini juga akan memantau penggunaan anggaran, proses penerimaan mahasiswa baru, serta layanan administrasi akademik untuk mencegah potensi penyimpangan.
Langkah ini diharapkan menjadikan UNG sebagai pionir dalam membentuk budaya integritas di sektor pendidikan tinggi, sekaligus menjadi contoh bagi institusi lainnya di Gorontalo.
Mohamad Ali Akbar, perwakilan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, turut mengapresiasi pencanangan zona integritas di UNG.
Menurutnya, ada tiga sasaran utama dalam pencanangan ini, yaitu memperkuat integritas, meningkatkan pelayanan publik prima, serta meningkatkan kapabilitas universitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Eduart-Wolok-Zona-Integritas.jpg)