Siswa Gorontalo Dibuli
BREAKING NEWS : Bocah SD di Kabupaten Gorontalo Dibuli Teman Kelasnya, Orang Tua Lapor Polisi
Kepala Bidang Diknas Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, Frengki Pomalingo, membenarkan adanya laporan dugaan perundungan tersebut.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
Wakil Kesiswaan SMA Wira Bhakti Gorontalo, Didi Yusdin Hulopi mengatakan pihaknya menyetujui 3 permintaan tersebut.
"Hasil wawancara dengan siswa ada yang coba (mereka suarakan), itu sanggup kami lakukan," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (15/5/2024)
Melihat beberapa permintaan dari siswa Kepsek SMA Wira Bhakti Gorontalo langsung mengabulkan permintaan tersebut walaupun sebenarnya melanggar aturan sekolah.
"Sudah, sudah jadi ketika di TKP waktu kejadian Jumat, kepala sekolah sudah mengiyakan semua hal meskipun itu dalam aturan kami tidak boleh," ucap Wakasis, Didi Yusdin Hulopi.
Menurut Didi, kepulangan siswa ke sekolah merupakan prioritas utama, karena sebenarnya perlakuan 30 siswa kabur itu dinilai merupakan pelanggaran berat.
"Jadi kami ingin luruskan dulu, jadi kami pengen anak itu pulang dulu, kenapa? Karena memang dari sisi prosedur mereka lari itu pelanggaran berat," tandasnya
Tampak Pintu Gerbang SMA Wira Bhakti Gorontalo tertutup. (TRIBUNGORONTALO/ARIANTOPANAMBANG)
Berikut tiga permintaan 30 siswa yang kabur dari asrama sekolah karena diduga mendapatkan perlakuan bullying dan perundungan.