Tribun Podcast
Cerita La Ode Haimudin Sosok Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Masa Kecil hingga Karier Politik
La Ode Haimudin saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024-2029.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/La-Ode-Haimudin-kemeja-putih-dalam-acara-Podcast-Parlemen.jpg)
"Dari kita enam orang bersaudara, lima orang jadi sarjana," bebernya.
Di IPB, ia hanya mendapat kiriman dari orang tuanya sebesar Rp 75 ribu setiap dua bulan.
Hidup jauh dari keluarga membuat La Ode, berusaha menginventaris seluruh mahasiswa Sulawesi Tenggara yang kuliah di IPB.
"Dan itu menjadi cikal bakal berdirinya Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Bogor, dan saya pendirinya," kata La Ode.
Jauh dari orang tua membuat La Ode harus mencari penghasilan sendiri.
La Ode mengungkapkan ia sempat ngojek dan membuka les privat untuk menambah uang demi kebutuhannya.
Jelang waktu prosesi wisuda, La Ode tak mengikuti kegiatan tersebut.
Ia memilih untuk menerima tawaran kerja di Kalimantan dari salah satu perusahaan kayu.
"Pokoknya saya menyelesaikan proyek itu kurang lebih selama enam bulan," imbuhnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kadis PUPR dan Panitia Gorontalo Half Marathon Dipolisikan Peserta Lari
Awal Karier
Setelah dari Kalimantan, ia kembali ke Jakarta, sebelumnya akhirnya menerima lagi tawaran kerja di Gorontalo.
Dari sinilah awal cerita keluarga, dan kehidupan politik La Ode dimulai.
Ia mempersunting seorang perempuan dari Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.
Butuh waktu panjang bagi La Ode untuk naik posisi dari sebelumnya tenaga teknis, menjadi kepala cabang.
Hingga akhirnya tahun 1996, ia diangkat menjadi kepala cabang di Manado, yang tupoksinya mengatur segala urusan administrasi.