Beasiswa Pendidikan

Hore! Beasiswa Kuliah S2 LPDP di AS dan Qatar Kini Telah Dibuka, Cek Syarat Daftarnya

Halo Tribunners, adakah di antara kalian yang ingin melanjutkan kuliahnya ke luar negeri? Sekarang beasiswa LPDP telah dibuka loh, yuk pantengin

Editor: Prailla Libriana Karauwan
Tangkap layar Instagram LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran beasiswa S2 yang bekerja sama dengan Georgetown School of Foregin Service Asia Pasific Jakarta 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Halo Tribunners, adakah di antara kalian yang ingin melanjutkan kuliahnya ke luar negeri?

Sekarang, ada program beasiswa untuk S2 lho.

Kuliahnya pun tidak di Indonesia, melainkan di Amerika Serikat (AS) atau Qatar.

Tenang, biayanya gratis. Ini merupakan kabar gembira bagi seluruh masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan perkuliahan di luar negeri tapi terkendala biaya.

Kini program Beasiswa S2 Kuliah di Amerika Serikat (AS) dan Qatar telah dibuka dan berlaku bagi seluruh Warga Indonesia.

Berikut informasi pendaftaran beasiswa S2 LPDP untuk kuliah di Amerika Serikat (AS) dan Qatar.

Baca juga: Mahasiswi Gorontalo Rela tak Nikmati Dana Beasiswa Asalkan Lulus Cepat

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)  bekerja sama dengan Georgetown School of Foreign Service Asia Pasific Jakarta membuka pendaftaran beasiswa S2.

Beasiswa S2 LPDP ini tersedia untuk program studi Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA).

"Beasiswa S2 kerja sama LPDP dengan Georgetown School of Foreign Service Asia-Pasific Jakarta telah dibuka," tulis Instagram resmi LPDP dikutip Minggu (27/10/2024).

Adapun beasiswa S2 LPDP ini akan berlangsung maksimal 12 bulan dengan pembagian studi di Georgetown SFS Asia Pasific di kampus Jakarta dan studi di Georgetown kampus Washington DC Amerika Serikat (AS) dengan alternatif kombinasi di kampus Georgetown University di Qatar.

Program beasiswa ini terbuka bagi semua Warga Negara Indonesia (WNI) baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga TNI dan Polri dengan batas usia paling tinggi 42 tahun per 31 Desember 2024.

Syarat minimum Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 2,75 dari skala 4,00. 

Baca juga: Cerita Saripudin, Alumnus Teknik Elektro Universitas Negeri Gorontalo Peraih Beasiswa S2

Sementara bagi calon pendaftar lulusan S1 atau D4 lanjutan dari program studi D3 wajib menyertakan transkrip yang memuat seluruh program studi.

Selain itu, pendaftar juga harus memenuhi syarat minimum kemampuan bahasa TOEFL iBT 80 atau IELTS 7,0.

Jika pendaftar memenuhi syarat dapat mengikuti seleksi administrasi dan seleksi substansi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved