Banjir Bandang Gorontalo
Yayasan dari Jakarta Beri Bantuan Pakaian untuk Korban Banjir Bandang di Desa Huangobotu Gorontalo
Yayasan Taman Transformasi Mental Anak Negeri dari Jakarta membagikan pakaian untuk korban banjir bandang.
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Yayasan-Taman-Transformasi-Mental-Anak-Negeri-membagikan-bantuan-pakaian.jpg)
Ia menambahkan bahwa upaya pendataan, pemantauan, serta bantuan darurat terus dilakukan oleh BPBD dan instansi terkait.
Selain permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan pada berbagai infrastruktur penting.
Di Desa Libungo, jembatan dan Kantor Desa mengalami kerusakan berat, sementara di Desa Huangobotu, sebuah mushola dan jembatan juga rusak berat.
Sepanjang 5 hektar lahan perkebunan warga di Desa Huangobotu turut terendam banjir, memperparah kerugian yang dialami masyarakat.
"Pembersihan dan pengerukan material pada aliran sungai di Desa Huangobotu sedang dilakukan," jelasnya lebih lanjut.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah peralatan kebersihan seperti sekop, pacul, argo, alkon, dan alat berat seperti ekskavator untuk membantu proses pembersihan lumpur dan material lainnya.
Berikut adalah lokasi-lokasi terdampak banjir beserta jumlah warga yang terimbas:
Kecamatan Kabila Bone:
Desa Huangobotu: 71 KK, 251 jiwa (67 rumah terendam, 30 rumah rusak ringan-berat)
Desa Biluango: 20 KK, 61 jiwa (22 rumah terendam, 5 rumah rusak berat)
Desa Modelomo: 52 KK, 642 jiwa (49 rumah terendam)
Kecamatan Suwawa Selatan:
Desa Libungo: 28 KK, 85 jiwa (19 rumah terendam)
Desa Bonda Raya: Jumlah terdampak belum terdata.
(TribunGorontalo.com/Nur Ainsyah/Arianto)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya