Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

Hari Ini KNKT Periksa Black Box Pesawat Sam Air yang Jatuh di Pohuwato Gorontalo

Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan akan memeriksa black box (kotak hitam) pesawat Sam Air. 

Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Polres Pohuwato bersama tim gabungan melakukan investigasi di lokasi jatuhnya pesawat SAM Air. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan akan memeriksa black box (kotak hitam) pesawat Sam Air. 

Pesawat jenis PK-SMH itu jatuh sekitar 500 meter dari bandara Panua Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu (20/10/2024) pagi Wita.

Hari ini petugas mengambil black box pada Senin (21/10/ 2024).

"Petugas yang akan mengambil kotak hitam tersebut yakni berasal dari Jakarta dan sementara perjalanan ke Gorontalo," ungkap anggota tim pengamanan kepada TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).

Sedari kemarin TNI/Polri mulai mensterilkan lokasi jatuhnya pesawat.

Tidak ada warga diizinkan masuk area TKP selain petugas penyelidikan dan pengamanan.

Adapun barang bawaan milik korban dijaga oleh pihak berwenang.

Olah TKP dihadiri Komandan Korem 133/Nani Wartabone dan Kapolda Gorontalo.

Sekitar 100 TNI/Polri menjaga TKP hingga kawasan Bandara Panua Pohuwato.

TNI/Polri Selidiki Penyebab Kecelakaan

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi saat tengah melakukan peninjauan di lokasi pesawat SAM Air jatuh
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi saat tengah melakukan peninjauan di lokasi pesawat SAM Air jatuh (Polda Gorontalo)

Baca juga: Pelayat Diduga Kerasukan di Rumah Duka Korban Kecelakaan Pesawat SAM Air di Gorontalo

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato sedang melakukan investigasi intensif terkait jatuhnya pesawat SAM Air di dekat Bandara Panua, Minggu (20/10/2024).

Insiden tragis ini menewaskan empat orang, termasuk pilot dan kru pesawat gara-gara pesawat jatuh di tambak, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno, dalam keterangannya kepada media, menyatakan bahwa investigasi penyebab jatuhnya pesawat masih berlangsung.

"Polres Pohuwato berkomitmen bekerjasama dengan seluruh instansi terkait untuk menyelesaikan proses ini dengan cepat dan transparan," kata Winarno, Minggu (20/10/2024).

Winarno juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan lokasi kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. 

"Belum ada informasi pasti mengenai penyebab jatuhnya pesawat," ujarnya.

Kronologi Kejadian

Pesawat perintis milik PT SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) mengalami jatuh di Bandara Panua, Pohuwato, Minggu (20/10/2024).
Pesawat perintis milik PT SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) mengalami kecelakaan di Bandara Panua, Pohuwato, Minggu (20/10/2024). (Ditjen Perhubungan Udara)

Lokasi Pesawat SAM Air jatuh  di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024)  (Basarnas)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Hariyanto , menjelaskan pesawat Sam Air berangkat pukul 07.03 Wita dari Bandara Djalaluddin Gorontalo menuju Bandara Bumi Panua Pohuwato.

Pesawat sempat hilang kontak sesaat sebelum kejadian.

"Pd TW 2010 0722 H Pesawat SAM AIR kontak terakhir dengan AIRNAV Makassar dan informasi diterima pesawat jatuh di area Bandara Bumi Panua Pohuwato," ungkap Hariyanto saat dihubungi TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).

Lebih lanjut, Hariyanto mengungkapkan pesawat maut ini merupakan tipe PK-SMH berwarna putih.

Baca juga: Pesawat Sam Air Lama Berputar-putar di Langit sebelum Jatuh 500 Meter dari Bandara Panua Gorontalo

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Marisa langsung menuju ke lokasi menggunakan truk personel dan rescue car Tipe I.

Tim dibantu Babinsa Randangan, pihak Bandara Panua, dan masyarakat setempat.

Pesawat Sam Air berkapasitas 19 penumpang ini mengalami gangguan sesaat sebelum mendarat di Bandara Panua Pohuwato.

Adapun kondisi pesawat hancur, di mana sayapnya terpisah dari badan.

Pesawat ini ditemukan di kawasan tambak warga Randangan atau 500 meter dari Bandara Panua.

Empat korban kecelakaan pesawat adalah Capt M Saefurubi A (Pilot), M Arthur Vico G (Co-Pilot), Budijanto (Engineer), dan Sri Meyke Male (penumpang).

Semua korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Randangan.

Insiden ini baru pertama kali terjadi sejak Bandara Panua Pohuwato diresmikan Presiden RI, Joko Widodo pada Senin (22/04/2024).

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi/ berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved