Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

Sofyan Belum Sampai Rumah Usai Antar Korban ke Bandara Gorontalo, Dengar Kabar Pesawat SAM Air Jatuh

Sofyan, Ibunda Sri Meyke Male, korban pesawat SAM Air belum sampai rumahnya, sudah mendengar pesawat ditumpangi putriya jatuh. 

Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/NUR AISNYAH HABIBIE
Suasana duka Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air yang jatuh di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024). Rumah duka Sri Meyke Male berada di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sofyan, Ibunda Sri Meyke Male, korban pesawat SAM Air belum sampai rumahnya, sudah mendengar pesawat ditumpangi putriya jatuh. 

Padahal 1 jam sebelumya dia mengantar putri kesayangannya di Bandara Jalaluddin Gorontalo. Putrinya akan berangkat menuju Kota Palu menggunakan Pesawat Perintis SAM Air.

Diketahui, jarak rumah Sofyan menuju Bandara Jalaludin Gorontalo ditempuh lebih dari 1 jam dengan perjalanan darat. Sedangkan Bandara Bandara Jalaluddin ke Bandara Panua Pohuwato hanya dengan 30 menit menggunakan pesawat tersebut.

Sehingga Sofyan belum sampai rumah, kabar pesawat jatuh sudah diterimahnya. 

Sang ibu, yang baru saja mengantar Meyke ke bandara pagi itu, bahkan belum sempat tiba di rumah ketika mendapatkan kabar tragis tentang putrinya.

Foto Sri Meyke Male saat boarding pass di Bandara Djalaluddin (kiri). Wanita berusia 30 tahun ini jadi satu-satunya penumpang yang tewas dalam kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato, Minggu (20/10/2024).
Foto Sri Meyke Male saat boarding pass di Bandara Djalaluddin (kiri). Wanita berusia 30 tahun ini jadi satu-satunya penumpang yang tewas dalam kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato, Minggu (20/10/2024). (Tangkapan layar facebook)

Anton Kadir, kerabat korban mengatakan ibu korban setelah mengantar Sri Meyke ke Bandara Djalaluddin Gorontalo untuk penerbangan menuju Palu, sang ibu sedang dalam perjalanan pulang. 

Belum sampai di rumah, ia langsung memutar arah setelah mendengar kabar bahwa pesawat yang ditumpangi putrinya mengalami kecelakaan. 

Katanya, saat ini ibu korban sedang menjemput jenazah  Sri Meyke Male di  Pohuwato

“Belum sempat sampai di rumah, langsung balik setelah dengar kabar. Sekarang ibunya masih menunggu jenazah di Pohuwato,” ujar Anton Kadir, paman korban.

Candaan Terakhir Korban

Pesawat perintis milik PT SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) mengalami jatuh di Bandara Panua, Pohuwato, Minggu (20/10/2024).
Pesawat perintis milik PT SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) mengalami jatuh di Bandara Panua, Pohuwato, Minggu (20/10/2024). (Ditjen Perhubungan Udara)

Gustin Ishak, kerabat Sri Meyke Male, korban pesawat SAM Air jatuh mengungkap pembicaraan terakhir korban sebelum berangkat.

Katanya, korban sempat bercanda soal pesawat jatuh. 

Dia meninggalkan suami dan tiga anak yang masih kecil.

“Kalau jatuh di pesawat, tuan rumah akan jadi orang kaya,” kata Gustin Ishak mengulang candaan korban dengan anak-anaknya.

Candaan itu kini menjadi kenangan pahit yang membawa duka mendalam bagi keluarganya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved