Rabu, 4 Maret 2026

Pesawat SAM Air Jatuh di Gorontalo

Profil Pemilik Pesawat SAM Air yang Jatuh di Gorontalo, Ternyata Orang Sulsel

Seperti wawancara bersama TribunTimur.com pada 2021 lalu, Haji Hidayat merupakan pemilik sekaligus Presiden Direktur perusahaan penerbangan ini.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Profil Pemilik Pesawat SAM Air yang Jatuh di Gorontalo, Ternyata Orang Sulsel
Tribun
Agus Hidayat, pemilih SAM Air yang kecelakaan di Pohuwato, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloTragedi kecelakaan pesawat yang terjadi di sekitaran Bandara Panua, Pohuwato, pada Minggu (20/10/2024) pagi menyisakan duka mendalam. 

Pesawat milik PT. Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) yang jatuh adalah pesawat jenis Twin Otter.

Ini merupakan pesawat yang dikenal sebagai salah satu maskapai penerbangan perintis di wilayah Papua dan Maluku.

Rupanya, SAM Air adalah milik Wagus Hidayat atau yang kerap disapa Haji Dayat.

Seperti wawancara bersama TribunTimur.com pada 2021 lalu, Haji Hidayat merupakan pemilik sekaligus Presiden Direktur perusahaan penerbangan ini.

Dari Kondektur Bus hingga Pemilik Maskapai

Perjalanan hidup Haji Dayat penuh liku dan inspiratif. Lahir di Wamena, Papua, pada 16 Agustus 1975, ia memulai kariernya jauh dari dunia aviasi.

Pada awal 1990-an, Haji Dayat bekerja sebagai kondektur bus di Makassar.

Tak hanya itu, awal 2000-an ia masih berjualan bensin botolan di pegunungan tengah Papua, tepatnya di Wamena dan Puncak Jaya.

Namun, sebuah momen penting di Papua mengubah nasibnya, membawanya ke dunia penerbangan.

Sejak tiga tahun terakhir, Haji Dayat mengikuti jejak Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga pemilik Susi Air, dalam mengembangkan maskapai penerbangan perintis.

Mengudara di Langit Papua dan Maluku

Dengan enam pesawat jenis propeller, SAM Air melayani penerbangan charter tak terjadwal di Papua, dan sejak 2021 ia mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk melayani penerbangan terjadwal di 10 bandara perintis di Kepulauan Maluku.

Lalu pada 2023 SAM Air melayani penerbangan perintis di wilayah-wilayah Sulawesi.

Korban Dipulangkan Besok

Tiga kru pesawat Sam Air menjadi korban dalam kecelakaan penerbangan di area Bandara Panua Pohuwato, Minggu (20/10/2024).

Total ada empat korban jiwa akibat insiden tersebut.

Tiga korban adalah kru pesawat, masing-masing pilot, co pilot dan satu orang mekanik. Sementara satu korban lainnya berstatus penumpang.

Semua korban kini berada di Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato

Menurut petugas bandara itu mengatakan pilot dan co-pilot berasal dari Jakarta. Sedangkan  mekanik dari Balik Papan, Kalimantan Timur.
 
"Jadi besok itu ada tiga jenazah yang akan diberangkatkan," ujarnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com pada Minggu (20/10/2024).

Diberitakan sebelumnya, empat orang menjadi korban kecelakaan Pesawat PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM AIR) jatuh di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi, Minggu (20/10/2024) pagi Wita.

Pesawat Sam Air berkapasitas 19 penumpang ini diduga mengalami masalah sesaat sebelum mendarat di Bandara Panua Pohuwato.

Seluruh korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Randangan.

Adapun kondisi pesawat hancur, di mana sayapnya terpisah dari badan.

Pesawat Sam Air ditemukan di kawasan tambak warga Randangan atau 500 meter dari Bandara Panua Pohuwato.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro masih sementara menuju lokasi Bandara Panua Pohuwato.

Sementara itu, Dandim 1313 Pohuwato, Letkol Inf. Madiyan Surya, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, menyebut masih akan melakukan pendataan detail di TKP.

"Saya lagi di lapangan guna mengumpulkan sejumlah data-data," tuturnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved