Jumat, 6 Maret 2026

Rekrutmen PPPK Gorontalo

Pelamar PPPK Guru di Kabupaten Gorontalo Akan Digodok karena Banyak Berusia Lanjut

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gorontalo saat ini fokus pada tahap verifikasi administrasi, yang menjadi sa

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pelamar PPPK Guru di Kabupaten Gorontalo Akan Digodok karena Banyak Berusia Lanjut
Ilustrasi
ILUSTRASI -- ujian penerimaan PPPK. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo --- Pemerintah Kabupaten Gorontalo tengah bersiap untuk membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2024.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gorontalo saat ini fokus pada tahap verifikasi administrasi, yang menjadi salah satu langkah krusial sebelum proses seleksi dimulai.

Djefriyanto Nusi, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Kabupaten Gorontalo, menyatakan bahwa timnya sedang melakukan verifikasi administratif di gedung BKPSDM Kabupaten Gorontalo.

"Kami melakukan verifikasi administrasi di gedung BKPSDM Kabupaten Gorontalo," ungkap Djefriyanto melalui sambungan telepon WhatsApp, Jumat (11/10/2024).

Sosialisasi Masif untuk Calon Pelamar

Sebagai bagian dari persiapan seleksi, BKPSDM Kabupaten Gorontalo telah gencar melakukan sosialisasi kepada para calon pelamar PPPK.

Langkah ini dianggap penting untuk memastikan bahwa para pelamar, terutama dari kalangan tenaga honorer, benar-benar memahami mekanisme pendaftaran.

"Kami juga telah melakukan sosialisasi kepada para calon P3K," kata Djefriyanto, menekankan bahwa proses ini dilakukan secara masif.

Dalam upaya tersebut, pihaknya juga mengundang Kasubag Kepegawaian dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjelaskan lebih rinci tentang teknis pendaftaran.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelamar memahami semua persyaratan dan proses yang harus dilalui, sehingga mereka dapat lolos seleksi administrasi tanpa hambatan.

"Kami ingin memastikan para pelamar benar-benar paham dan lolos administrasi dulu," tambah Djefriyanto.

Tantangan dari Tenaga Honorer Senior

Djefriyanto juga menyebutkan bahwa sebagian besar pelamar PPPK di Kabupaten Gorontalo berasal dari kalangan guru honorer yang sudah lama mengabdi.

Hal ini menimbulkan tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang berusia lebih tua dan mungkin kurang familiar dengan proses pendaftaran berbasis sistem daring (online).

"Pelamar kebanyakan tenaga honorer yang sudah berumur, sehingga mungkin ada beberapa yang kurang paham dengan teknis pendaftarannya," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved