Ketua Orma Lecehkan Junior
Seorang Ketum Ormawa di Gorontalo Bantah Lecehkan Junior, Tantang Korban Lapor Polisi
Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, MAL tidak menyangka dirinya disebut-sebut sebagai pelaku pelecehan seksual kepada para juniornya.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/02102024-Pelecehan-Seksual.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Seorang mahasiswa berinisial MAL, membantah tudingan juniornya terkait dugaan pelecehan seksual.
Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, MAL tidak menyangka dirinya disebut-sebut sebagai pelaku pelecehan seksual kepada para juniornya.
"Saya tidak merasa ini saya lakukan, itu tidak benar," kata MAL, Selasa (01/10/2024).
Lantaran tak merasa bersalah, MAL pun menantang korban untuk melaporkannya ke pihak berwajib.
"SPKT di Polsek dan Polres terbuka, silahkan melapor saja jika itu benar," katanya.
Bahkan menurut MAL, dirinya akan menyerahkan diri ke kepolisian jika merasa melakukan pelecehan itu.
"Bahkan saya bingung dengan dugaan ini, saya merasa tidak melakukan, tapi tiba-tiba ada isu (dugaan pelecehan)" tambahnya.
Sebetulnya sudah lama kata MAL dirinya dituding melakukan dugaan pelecehan tersebut.
Ia mulai mengendus isu itu sejak Maret 2024 lalu. Momen itu bertepatan ia menerima Surat Keputusan dari pengurus pusat organisasinya.
"Cuman waktu saya biarkan, banyak yang tanya kesaya, saya abaikan karena saya tidak merasa melakukan," terangnya.
Ia mengungkapkan jika persoalan dugaan pelecehan seksual ini tidak pernah diselesaikan secara internal. Tak ada satupun korban melapor ke organisasi tersebut.
"Katanya saya sudah damai dengan korban, itu tidak benar, tidak pernah ada," tandasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Oknum Ketua Organisasi Mahasiswa di Gorontalo Diduga Lecehkan Junior, Ajak VCS Korban
Korban Speak Up
Sebelumnya seorang mahasiswa wanita mengaku dirinya mendapat pelecehan seksual dari ketua organisasinya berinisial MAL.
Dugaan pelecehan yang dilakukan oleh MAL ini terjadi beberapa tahun, namun korban baru berani bocorkan di akhir 2024 ini.