Selasa, 17 Maret 2026

Hiu Paus Gorontalo

Cerita Warga Botubarani Gorontalo Terbantu dengan Kedatangan Hiu Paus, Penghasilan Meningkat

Tidak hanya masyarakat umum, tokoh-tokoh nasional seperti Menteri Pariwisata Sandiaga Salahudin Uno, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjia

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cerita Warga Botubarani Gorontalo Terbantu dengan Kedatangan Hiu Paus, Penghasilan Meningkat
FOTO: Wahyu
Potret Hiu Paus di Botubarani, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango — Wisata Hiu Paus di Pantai Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, telah membawa dampak besar bagi perekonomian warga setempat.

Sejak kemunculannya, Hiu Paus menjadi daya tarik utama wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, serta menjadi ikon pariwisata andalan bagi Kabupaten Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo.

Salah satu yang merasakan manfaat dari wisata Hiu Paus ini adalah Ansar Lasimpala, seorang operator perahu kaca.

Ansar mengatakan bahwa sejak wisata Hiu Paus mulai populer, pendapatannya meningkat secara signifikan.

"Dalam sehari saya bisa melayani 6 hingga 7 tamu, dengan tarif Rp60 ribu per orang," katanya, Kamis (19/9/2024).

Ansar mengaku pekerjaan ini telah membantunya menyekolahkan ketiga anaknya, yang kini duduk di bangku kuliah, SMP, dan SMA.

Cerita serupa datang dari Salim Latif, yang dulunya seorang nelayan dan kini beralih menjadi penjual suvenir di kawasan wisata Hiu Paus.

"Saya menjual gantungan kunci seharga Rp25 ribu, baju Rp150 ribu, dan tas Rp50 ribu. Dalam sehari, saya bisa menjual 2 sampai 5 item," ungkap Salim.

Meski hanya menjual suvenir yang dititip oleh warga sekitar, pendapatan dari bisnis ini cukup untuk menopang kebutuhan keluarganya.

Selain itu, Rostin Pakaya, seorang pengelola homestay di kawasan wisata ini, juga merasakan peningkatan pendapatan.

"Dalam sebulan, saya bisa menerima tamu dari wisatawan nusantara maupun mancanegara sebanyak delapan orang," tuturnya.

Rostin menawarkan homestay dengan tarif Rp250 ribu per hari, yang sudah termasuk sarapan pagi.

Selain itu, ia juga menyewakan gazebo seharga Rp50 ribu untuk para wisatawan yang ingin bersantai.

Kepala Bidang Pariwisata Bone Bolango, Yudiawan Maksum, menyebutkan bahwa pengembangan wisata Hiu Paus di Botubarani dilakukan dengan memperhatikan aspek atraksi, amenitas, aksesibilitas, dan kelembagaan.

"Objek Wisata Hiu Paus merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar dari sektor pariwisata di Bone Bolango. Kami mendorong agar industri pariwisata yang dikelola masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif bisa berkembang secara optimal," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved