Miss Trans Queen Gorontalo

Kompetisi Batal Digelar! Panitia Miss Trans Queen Gorontalo Dipanggil Polisi hingga Bikin SP

Desmont menegaskan bahwa kepolisian ingin memastikan apakah acara tersebut memenuhi norma dan ketentuan hukum yang berlaku di Gorontalo.

Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
4 panitia kompetisi Miss Trans Queen Gorontalo 2024 saat dipanggil Polda Gorontalo, Jumat (13/9/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rencana ajang pemilihan Miss Trans Queen Gorontalo 2024 batal digelar setelah menimbulkan banyak penolakan.

Keputusan pembatalan tersebut dibuktikan dengan surat pernyataan resmi dari pihak panitia kegiatan.

Saat di Polda Gorontalo, panitia berjanji tidak akan melanjutkan kegiatan itu.

Surat ini ditandatangani oleh ketua panitia, sekretaris, bendahara, serta pihak perlengkapan acara.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro mengaku memanggil panitia setelah isunya ramai.

Pihaknya kata dia meminta keterangan yang jelas mengenai tujuan dan maksud dari acara Trans Queen tersebut.

Surat Pernyataan (SP) panitia Miss Trans Queen Gorontalo 2024.
Surat Pernyataan (SP) panitia Miss Trans Queen Gorontalo 2024.

"Kami mengundang panitia penyelenggara untuk memberikan klarifikasi resmi terkait ajang Miss Trans Queen Gorontalo 2024 yang sedang ramai diperbincangkan," ujar Desmont pada Jumat (13/9/2024).

Desmont menegaskan bahwa kepolisian ingin memastikan apakah acara tersebut memenuhi norma dan ketentuan hukum yang berlaku di Gorontalo.

"Kepolisian bertugas memastikan bahwa kegiatan ini sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di masyarakat," tambahnya.

Setelah pertemuan dan klarifikasi, panitia penyelenggara berjanji tidak akan melanjutkan acara tersebut, dan komitmen ini dituangkan dalam surat perjanjian resmi.

Desmont juga mengakui bahwa isu ini telah memancing beragam tanggapan dari masyarakat.

"Isu pemilihan Trans Queen ini memicu berbagai reaksi, baik yang mendukung maupun yang menolak, dari berbagai lapisan masyarakat," ucap Desmont.

Klarifikasi dari pihak panitia diharapkan bisa memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada publik mengenai acara tersebut.

"Dengan adanya klarifikasi ini, kami berharap masyarakat mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait rencana kegiatan ini dan tidak mudah terpancing isu yang berkembang," lanjutnya.

Polda Gorontalo juga menekankan pentingnya keterbukaan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam setiap acara publik untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved