Gorontalo Terkini
Kasat Reskrim Tunggu Korban Uang Palsu Mengadu ke Polres Gorontalo
Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Faisal Ariyoga A. Harianja, saat ditemui TribunGorontalo.com di ruang kerjanya pada Jumat (13/9/2024), mengungkap
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kasat-Reskrim-Polres-Gorontalo-Iptu-Faisal-Ariyoga-A.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Warga Kabupaten Gorontalo digemparkan dengan isu peredaran uang palsu yang beredar luas di masyarakat.
Namun, hingga kini pihak kepolisian setempat belum menerima laporan resmi terkait hal tersebut.
Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Faisal Ariyoga A. Harianja, saat ditemui TribunGorontalo.com di ruang kerjanya pada Jumat (13/9/2024), mengungkapkan bahwa informasi peredaran uang palsu masih dalam tahap pengecekan dan belum masuk ke Polres.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk memverifikasi kebenaran isu ini.
"Terkait informasi beredarnya uang palsu, kami akan melakukan pengecekan terlebih dahulu ke Polsek. Apakah benar informasi tersebut," ujar Iptu Faisal.
Lebih lanjut, Iptu Faisal menegaskan bahwa jika informasi ini terbukti benar, pihak kepolisian akan segera menindaklanjutinya.
"Jika hasil pengecekan menunjukkan adanya peredaran uang palsu, kami akan melakukan tindakan tegas," tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan atau memiliki informasi terkait uang palsu agar segera melapor ke pihak berwenang.
"Warga yang merasa dirugikan, silakan melaporkan kepada pihak kepolisian agar bisa kami tindaklanjuti," jelasnya.
Sebelumnya, isu peredaran uang palsu ini mencuat setelah salah satu warga membagikan pengalamannya melalui media sosial Facebook.
Dalam unggahannya, warga tersebut, yang berinisial Y, menceritakan bahwa tempat kerjanya menerima uang palsu pada Rabu (11/9/2024).
Ketika dihubungi oleh TribunGorontalo.com, Y menolak untuk mengungkapkan tempat kerjanya secara publik, namun ia membenarkan bahwa uang palsu tersebut memang beredar di wilayah tersebut.
"Saya tidak berwenang berbicara ke media, tetapi uang palsu ini benar-benar ada," kata Y.
Melalui wawancara dengan TribunGorontalo.com, Y menjelaskan bahwa uang palsu tersebut terdeteksi oleh pegawai bank saat pihaknya menyetorkan uang secara berkala.
Bank menggunakan alat ultraviolet khusus untuk mendeteksi uang palsu.