Human Interest Story
Cerita Mbak Hartini, Penjual Jamu di Kabupaten Gorontalo Sukses Biayai Anaknya jadi Polisi dan Bidan
Mbak Hartini (55), warga Desa Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo merupakan sosok penjual jamu.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mbak-Hartini-tersenyum-kala-melayani-pembeli-jamu-miliknya.jpg)
Kemudian kembali berjualan pukul 15.30 hingga 18.00 Wita.
"Jualan di sini tidak ada kendala apa-apa, tidak ada kerusuhan," ucapnya.
Hartini menawarkan jamu dari beras kencur, temulawak, hingga kunyit.
Hartini mematok harga Rp3 ribu, Rp5 ribu, dan Rp.10 ribu.
Pendapatan sendiri naik turun, apabila ramai bisa mencapai sekitar Rp500 ribu sehari.
"Alhamdulillah saya lihat biasanya tidak terlalu sepi, normal-normal saja selama ini," tuturnya.
"Kalau hujan pagi, saya sudah tidak jualan lagi," tandasnya.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya