Teroris Ditangkap di Gorontalo
Kades Mongolato Ungkap 3 Fakta Terduga Teroris di Kabupaten Gorontalo
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengamankan terduga teroris di Desa Mongelato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/densus-88_20180514_110008.jpg)
"Pemilik rumah tidak terdata sebagai penduduk di Desa Mongolato, hanya rumahnya itu sudah dibangun kira-kira sudah 5-6 tahun. Pemilik rumah ini sampai dengan sekarang terdata di penduduk desa tetangga," katanya.
Terakhir kades juga menambahkan bahwa saat ini kondisi sudah kondusif dan terkendali.
Begitu pun kondisi keluarga terduga pelaku yang pernah ia tinggali dalam keadaan aman.
Warga sekitar beraktivitas normal.
Diketahui sebelumnya YLK merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2016 atau sekitar 9 tahun yang lalu.
YLK sering kali mengubah identitasnya untuk mengelabui kepolisian.
Setelah ditelusuri, YLK ternyata pernah mengikuti pelatihan di Camp Hudaibiyah, Filipina pada 1998-2000.
Ia juga mengikuti Muqoyama Badar tahap 2 (Pelatihan Para Militer) di Jawa Timur yang merupakan program Jamaah lslamiyah.
Kemudian tahun 2012, YLK bergabung dengan kelompok Jamaah Ansor Tauhid (JAT) dan mengikuti program pengiriman personel ke Yaman sebagai bagian dari jihad global AQAP.
(TribunGorontalo.com/Jefry)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya