Viral Nasional
Viral! Ducati Panigale V4S Seharga Rp 1,2 Miliar Hancur Ditabrak Honda BeAT
Dalam insiden ini, sebuah motor sport mewah Ducati Panigale V4S yang dibanderol seharga Rp 1,2 miliar hancur berantakan setelah terlibat tabrakan deng
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Jagat maya tengah dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan kecelakaan lalu lintas antara dua sepeda motor yang sangat berbeda kelasnya.
Dalam insiden ini, sebuah motor sport mewah Ducati Panigale V4S yang dibanderol seharga Rp 1,2 miliar hancur berantakan setelah terlibat tabrakan dengan motor matik Honda BeAT di Lhokseumawe, Aceh, pada Minggu (11/8/2024).
Video yang diunggah oleh akun Instagram @lowslowmotif itu langsung viral dan memicu berbagai reaksi dari netizen.
Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana kecelakaan terjadi. Pengendara Honda BeAT tampak sedang berbelok di jalan, ketika tiba-tiba dari arah samping melaju kencang Ducati Panigale V4S dan menabrak motor matik tersebut dengan keras.
Unggahan itu juga memberikan keterangan yang menjelaskan bahwa kecelakaan ini terjadi di Lhokseumawe, Aceh, dan melibatkan dua jenis motor yang kontras baik dari segi harga maupun spesifikasi.
"Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kecelkan antara motor Ducati dengan motor matik jenis Honda Beat di Lhokseumawe, Aceh, Minggu (11/8)," demikian tertulis pada unggahan tersebut.
Beda Kelas, Sama-Sama Hancur
Kecelakaan ini memicu diskusi panas di media sosial, terutama mengingat perbedaan mencolok antara kedua motor yang terlibat.
Ducati Panigale V4S adalah motor sport premium yang sering digunakan dalam latihan MotoGP, dengan spesifikasi mesin 1.103 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 211 tk pada 13.000 rpm dan torsi 124 Nm di putaran 10.000 rpm.
Motor ini, yang memiliki bobot hanya 195 kg, dikenal karena performanya yang luar biasa dan harga yang fantastis, mencapai Rp 1,2 miliar pada tahun 2019.
Di sisi lain, Honda BeAT adalah motor matik yang sangat populer di Indonesia karena harganya yang terjangkau dan efisiensinya. Keduanya, meski berbeda kelas, akhirnya mengalami nasib yang sama: hancur akibat kecelakaan.
Menanggapi insiden ini, Sony Susmana, Training Director dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), memberikan pandangannya terkait pentingnya etika berlalu lintas untuk menghindari kecelakaan.
Menurutnya, kecelakaan ini bisa dihindari jika etika berkendara dipatuhi oleh kedua belah pihak.
"Jika mengacu pada etika, harusnya yang memotong jalan yang harus menunggu kosong. Judulnya saja mengambil lajur orang, apalagi jika berlawanan arah, pastinya harus dengan perhitungan yang matang. Tidak bisa asal menerobos," ujar Sony ketika dihubungi oleh Kompas.com.
Sony juga menambahkan bahwa meskipun Ducati Panigale V4S memiliki tenaga besar, pengendaranya tetap harus berhati-hati dan memperhatikan jarak serta teknik pengereman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-dua-motor-beda-kelas-tabraka-hingga-menyebabkan-kerusakan.jpg)