Pelantikan DPRD Kota Gorontalo
Tampil Menawan Saat Pelantikan, Dua Srikandi DPRD Kota Gorontalo Nyatakan Siap Serap Aspirasi Rakyat
Pelantikan digelar megah di Gedung Grand Palace Convention Centre (GPCC), Jl. Jhon Ario Katili, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Goron
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Srikandi-DPRD-Kota-Gorontalo-Periode-2024-2029-Sherly-Jou-pada-pelantikan-Senin-1282024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo resmi dilantik pada Senin (12/8/2024).
Pelantikan digelar megah di Gedung Grand Palace Convention Centre (GPCC), Jl. Jhon Ario Katili, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Dari 30 anggota yang dilantik, lima di antaranya adalah srikandi terbaik Kota Gorontalo, dan dua di antara mereka mencuri perhatian dengan penampilan menawan serta pesan kesiapan mereka dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Sherly Jou, anggota DPRD yang baru pertama kali menjabat, mengungkapkan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat yang telah memberikan kepercayaan padanya.
Melalui Partai Nasdem, Sherly bertekad untuk membawa suara rakyat ke dalam parlemen.
"Ini pertama kali saya jadi dewan kota, dan InsyaAllah saya amanah dan siap mengawal aspirasi rakyat serta Partai Nasdem," ujar Sherly kepada TribunGorontalo.com.
Dalam persiapan pelantikannya, Sherly menghabiskan waktu hingga satu minggu untuk memastikan segalanya berjalan sempurna, termasuk dalam memilih pakaian yang tampak pas di tubuhnya.
Penampilannya yang anggun, dengan tinggi tubuh ideal bak seorang model, menjadi sorotan.
Meskipun terlihat percaya diri, Sherly mengakui bahwa ia hanya tidur dua jam pada malam sebelum pelantikan karena merasa gugup menghadapi tanggung jawab barunya.
"Wajar kalau kita berdebar-debar karena baru dilantik dan saya harus menjalankan tugas," tutupnya.
Srikandi lainnya, Maryam M. Umadji, yang juga terpilih kembali sebagai anggota DPRD, menyatakan kesiapannya untuk menyerap aspirasi masyarakat, baik dari mereka yang belum pernah bersuara maupun yang sudah.
Maryam berharap lima tahun ke depan akan menjadi periode di mana aspirasi yang belum terpenuhi bisa diwujudkan.
"Harapannya ke depan, yang belum tercapai ada masyarakat yang belum tersentuh, lima tahun ke depan bisa terima aspirasinya," ujarnya.
Namun, Maryam menyadari bahwa langkah konkret yang akan diambilnya masih menunggu penentuan komisi di DPRD Kota Gorontalo.
Ia menegaskan bahwa gebrakan yang akan dilakukan nanti harus sesuai dengan kapasitas dan posisinya di parlemen.