Gorontalo Terkini
Warga Lapor Kapolres Karena Dikejar Polantas ke Gang Kecil
Mereka memanfaatkan program mingguan Polri itu untuk menyuarakan sejumlah keluhan penting terkait kehidupan sehari-hari di wilayah mereka.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jumat-Curhat-di-Desa-Tunggulo-Kecamatan-Tilongkabila-Jumat-982024.jpg)
"Mau dekat, mau hanya ke depan atau ke mana, yang namanya helm wajib. Saya tidak tolerir soal helm, kalau terjadi apa-apa bukan saya yang rugi tapi masyarakat," paparnya.
Selain itu, dalam diskusi mengenai kekerasan seksual, Alli mengakui bahwa kasus pelecehan dan kekerasan seksual masih sering terjadi di Bone Bolango.
Polres Bone Bolango telah melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk pengamanan di berbagai wilayah serta edukasi kepada masyarakat.
"Tindak pidana seperti ini, kami dari Polres sudah melakukan upaya pencegahan, baik dari pengamanan di setiap wilayah, juga edukasi yang kami berikan," tuturnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap indikasi tindak kekerasan seksual yang terjadi di sekitar mereka, agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan efektif.
Kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian sangat penting dalam memerangi tindakan kekerasan ini.
"Mari sama-sama kita memerangi tindakan kekerasan seksual. Sementara kami berusaha melakukan upaya pencegahan, masyarakat silakan melaporkan apabila ada indikasi seperti itu," tandasnya.
Program 'Jumat Curhat' di Bone Bolango menjadi wadah penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka, serta menjalin komunikasi langsung dengan pihak kepolisian untuk mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan yang dihadapi. (*)