Gorontalo Terkini
Warga Lapor Kapolres Karena Dikejar Polantas ke Gang Kecil
Mereka memanfaatkan program mingguan Polri itu untuk menyuarakan sejumlah keluhan penting terkait kehidupan sehari-hari di wilayah mereka.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Warga Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, memanfaatkan program 'Jumat Curhat' yang digagas oleh Polres Bone Bolango.
Mereka memanfaatkan program mingguan Polri itu untuk menyuarakan sejumlah keluhan penting terkait kehidupan sehari-hari di wilayah mereka.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat (9/8/2024), berbagai masalah yang dihadapi masyarakat diungkapkan.
Baca juga: Cerita Herman Prayogo Hidupkan Budaya Mohuyula di Gorontalo dan Menggerakan Pemuda
Masyarakat mengadukan tindakan tilang yang dianggap tidak sesuai hingga tingginya angka kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.
Salah satu keluhan utama yang disampaikan warga adalah mengenai tindakan anggota Satlantas Polres Bone Bolango yang kerap melakukan tilang terhadap pengendara motor.
Warga mengkritik tindakan beberapa oknum polisi lalu lintas yang mengejar pengendara hingga ke jalan-jalan kecil, bahkan terlibat dalam aksi kejar-kejaran yang dinilai membahayakan.
Mereka mendesak Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhamad Alli, untuk segera menindak tegas perilaku tidak sesuai prosedur dari oknum polantas tersebut.
Baca juga: Menyambut Fajar dan Menikmati Lautan di Wisata Bukit Bajo Boalemo Gorontalo
Tidak hanya permasalahan tilang, warga juga menyoroti tingginya angka kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Bone Bolango.
Warga meminta jajaran Polres untuk lebih proaktif dalam menjaga keamanan dan melakukan pencegahan terhadap tindak kekerasan seksual sebelum kasus-kasus tersebut terjadi.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhamad Alli, yang hadir langsung dalam acara tersebut, mengakui bahwa keluhan terkait tilang sering muncul di berbagai daerah yang ia kunjungi dalam program 'Jumat Curhat'.
Menurutnya, laporan masyarakat mengenai tindakan oknum polantas yang berlebihan merupakan salah satu keluhan paling banyak diterima.
"Setiap Jumat Curhat pasti ada persoalan tilang yang masyarakat tanyakan, berbagai tingkah laku oknum dilaporkan," kata Alli kepada TribunGorontalo.com.
Kapolres Alli menegaskan bahwa masyarakat dipersilakan melaporkan oknum yang bertindak di luar prosedur, dan ia berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran aturan yang dilakukan oleh anggotanya.
"Saya sudah ingatkan mereka agar selalu menindak dengan aturan yang berlaku, jangan kelewatan batas. Silakan dilaporkan kalau ketemu oknum seperti itu," tegasnya.
Meskipun demikian, Alli juga mengingatkan masyarakat agar memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas, terutama terkait kewajiban menggunakan helm. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi pelanggaran penggunaan helm, karena dampaknya sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jumat-Curhat-di-Desa-Tunggulo-Kecamatan-Tilongkabila-Jumat-982024.jpg)