Senin, 30 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Jufrin Talani, Akhiri Karier 17 Tahun sebagai Honorer demi Beternak Puyuh di Gorontalo

Jufrin Talani (40) warga Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Jufrin Talani, Akhiri Karier 17 Tahun sebagai Honorer demi Beternak Puyuh di Gorontalo
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Jufrin Talani saat memberi makan ternak puyuh miliknya 

"Kalau telur tetas ada embrio di dalam telurnya, kalau telur konsumsi tidak bisa karena dia hanya dari pakan," terangnya.

Jufrin menyampaikan untuk telur menetas sebanyak 400 butir per hari.

Kandang ternak puyuh milik Jufri Kamaru
Kandang ternak puyuh milik Jufrin Talani (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Baca juga: 8 Tahun Jualan Bendera Merah Putih di Gorontalo, Abdul Thalib Cerita Kala Raup Omzet Rp24 Juta

Ide Jufrin sampai menjadi ternak puyuh, sebelumnya ia adalah pengurus badan usaha milik desa (Bumdes) tahun 2018.

Tapi sayangnya uang Bumdes ada di rekening desa tidak dikirim ke rekening Bumdes. Dari situ ia memutuskan diri untuk mundur.

Kemudian seorang teman mengusulkan buat usaha ternak puyuh.

"Dari situ saya mulai berternak puyuh," terangnya.

Awal 2018, Jufrin pernah beternak 1.000 ekor. Selang tiga bulan, ia menambah lagi 1.000 ekor. Lalu 500 ekor. Jadi total sekarang mencapai 2.500 ekor.

"Saya rencana beternak sekitar 3.000 sampai 4.000 ekor," tambahnya.

Untuk pakan ternak, Jufrin menghabiskan 12-15 kilogram per hari.

"Saya sedia pakan per minggu 100 kilogram. Harga pakan Rp435.000 per karung," jelasnya.

Modal awal pun dipinjam dari bank sebesar Rp20 juta.

Omzet sekarang untuk telur Rp200 ribu per hari. Untuk bibit per minggu sekitar Rp2 juta, sebulan sekitar Rp8 juta.

Jufrin mulai memberikan makan 3 sampai 4 kali sehari. Ia setiap hari memeriksa kandang mulai pukul 06.00 Wita.

Lokasi kandangnya berada di Dusun 2 Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara. Bone Bolango.

Jufrin pun mengungkapkan alasan usahanya bertahan sampai sekarang karena disiplin dan konsisten.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved