Berita Bone Bolango

7 Desa di Bone Bolango Gorontalo Kesulitan Internet, Jaringan Ponsel 'Geser Dikit Mati'

Meskipun telah dipasang tower di Desa Tuloa yang dekat dengan Desa Kopi, tower tersebut ternyata dipasang di area dataran rendah, sehingga beberapa de

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com
Desa Kopi, Bone Bolango, Gorontalo yang kini belum maksimal mendapatkan jaringan ponsel dan internet, Sabtu (03/8/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango -- Sebanyak tujuh desa di Kecamatan Bulango Utara, Kabupaaten Bone Bolango, Gorontalo kesulitan mendapatkan jaringan ponsel. 

Gara-gara itu, masyarakat di tujuh desa ini pun kesulitan mengakses internet. Jadinya seperti terisolir dari dunia digital. 

Secara rinci, tujuh desa itu di antaranya Desa Kopi, Tupa, Lomaya, Boidu, Longalo, Bunuo, dan Dulamayo. 

Meskipun telah dipasang tower di Desa Tuloa yang dekat dengan Desa Kopi, namun rupanya tidak mampu mengirim sinyal bagus ke tujuh desa tersebut. 

Parman, salah satu warga Desa Kopi, mengatakan bahwa sejak ia lahir hingga saat ini, desa mereka belum pernah mendapatkan jaringan internet yang memadai.

“Tower memang sudah dipasang, tapi peletakan tower-nya salah,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu (3/8/2024).

Seharusnya menurutnya, tower dipasang di atas bukit, bukan di dataran rendah.

"Kalau dipasang di atas bukit, mungkin semua desa bisa dapat jaringan," tegasnya. 

Jelton, seorang pemuda dari Desa Kopi, mengungkapkan kerinduannya akan adanya jaringan internet di desa mereka, terutama di era digitalisasi saat ini.

“Sekarang zaman digitalisasi, segala sesuatu membutuhkan internet,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa banyak warga yang bergantung pada jaringan WiFi berbayar, namun sering kali menghadapi masalah ketika listrik padam.

“Kita hanya mengandalkan WiFi di sini, membeli voucher Rp 3.000 per hari atau Rp 2.000 per delapan jam, tetapi jaringannya sering lelet,” jelas Jelton.

Misran, salah satu warga Desa Tupa, juga menyatakan bahwa jaringan di desanya sangat buruk.

“Jaringan yang ada hanya Telkomsel dan XL, itu pun kadang ada, kadang tidak ada,” ujarnya.

Para warga berharap agar pihak berwenang dapat segera menambahkan satu tower jaringan internet di Kecamatan Bulango Utara, agar mereka bisa mendapatkan akses internet yang layak dan mendukung kebutuhan digitalisasi mereka.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved