Berita Viral
Heboh Siswa SD Temukan Bongkahan Emas Berusia Ribuan Tahun, Ditawar Pedagang Rp223 Juta
Beberapa waktu lalu heboh Siswa SD menemukan bongkahan emas saat sedang bermain. Peristiwa viral ini terjadi di China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Warga-Kaget-Siswa-SD-Temukan-Emas-saat-Bermain-Ditawar-Pedagang-Rp-223-Juta-Ternyata-Lebih-dari-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Beberapa waktu lalu heboh Siswa SD menemukan bongkahan emas saat sedang bermain.
Peristiwa viral ini terjadi di China.
Lantas, bagaimana kejadiannya?
Berita adanya emas di desa tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh wilayah.
Segera setelah itu, seorang pedagang barang antik muncul dan menawarkan 100.000 yuan (Rp 223 juta) sebagai imbalan atas emas yang ditemukan penduduk desa, melansir dari Sanook via TribunTrends.
Tentu saja, sebagian orang tidak bisa menahan godaan.
Oleh karena itu, mereka segera menukarkan potongan emas tersebut dengan uang tunai.
Apalagi, pemberitaan mengenai hal ini pun membuat polisi turun tangan.
Untuk menyelidiki dan memverifikasi informasi terkait kejadian tersebut.
Sebelumnya, seorang ahli dari Biro Peninggalan Budaya Kota Yancheng akhirnya diundang untuk melakukan penelitian dan evaluasi.
Baca juga: Komplotan Pencuri Knalpot Viral Akhirnya Dibekuk Polisi Gorontalo, Beraksi di 20 Lokasi Berbeda
Begitu mereka melihat bongkahan emas itu, mereka mengungkapkan keheranannya.
Setelah penelitian menyeluruh para ahli menemukan bahwa desa ini memang benar adanya itu adalah daerah produksi garam yang besar pada masa Dinasti Zhou.
Emas yang ditemukan di sini diyakini sebagai “sisa-sisa” perdagangan garam dan aktivitas bisnis masyarakat pada saat itu Tanpa diduga, ribuan tahun kemudian akan ditemukan oleh keturunan bangsa yang sama Itu tidak bisa dipercaya.
Melihat lebih dekat emas-emas ini Para ahli menemukan bahwa ada segel "Yingyuan" di permukaannya.
Dalam dokumen arkeologi Tiongkok disebutkan bahwa Emas batangan yang dicap ini adalah mata uang yang diproduksi dan digunakan secara eksklusif oleh Dinasti Zhou.