Berita Ekonomi Gorontalo
Penurunan Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Marisa Gorontalo Jelang Akhir Juli 2024
Sapia Talamati (45), salah satu pedagang bahan pokok, mengungkapkan bahwa beberapa komoditas utama mengalami penurunan harga.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-transaksi-di-Pasar-Tradisional-Marisa-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Menjelang akhir bulan Juli 2024, harga berbagai bahan pokok di pasar tradisional mulai menunjukkan penurunan yang signifikan, memberikan angin segar bagi para pembeli.
Sapia Talamati (45), salah satu pedagang bahan pokok, mengungkapkan bahwa beberapa komoditas utama mengalami penurunan harga.
Cabai rawit yang sebelumnya dijual seharga Rp 75 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 65 ribu per kilogram.
Bawang merah yang awalnya Rp 55 ribu per kilogram juga mengalami penurunan harga, sekarang hanya Rp 50 ribu per kilogram.
Selain itu, harga minyak kelapa turun dari Rp 13 ribu per liter menjadi Rp 11 ribu per liter.
Sementara harga tomat mengalami penurunan dari Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
Harga beras juga ikut turun. Beras lokal yang awalnya Rp 12 ribu per liter kini menjadi Rp 11 ribu per liter.
Beras Makassar yang sebelumnya Rp 14 ribu per liter kini turun menjadi Rp 13 ribu per liter.
"Penurunan harga bahan pokok ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah musim hujan yang membuat hasil panen di petani dan penampung melimpah," ujar Sapia.
Sapia menjelaskan bahwa musim panen yang baik dan distribusi yang lancar membuat pasokan bahan pokok melimpah, sehingga harga bisa turun.
"Musim panen yang baik dan distribusi yang lancar membuat pasokan bahan pokok melimpah, sehingga harga bisa turun," tambah Sapia.
Pembeli juga merasakan manfaat dari turunnya harga bahan pokok ini. Rahma Sune (32), seorang ibu rumah tangga, mengaku sangat senang dengan penurunan harga ini.
"Saya sangat terbantu dengan turunnya harga bahan pokok. Sekarang belanja bulanan jadi lebih ringan. Semoga harga-harga ini bisa stabil dan tidak naik lagi," katanya.
Andi (28), seorang pekerja kantoran, juga menyambut baik penurunan harga bahan pokok.
"Ini sangat membantu kami yang memiliki penghasilan pas-pasan. Dengan harga bahan pokok yang turun, kami bisa lebih menghemat pengeluaran dan memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik," ujarnya.