Korupsi Proyek Benteng Otanaha
Sejak Awal Proyek Revitalisasi Benteng Otanaha Gorontalo Bermasalah hingga Diprotes BPCB
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) yang kini berganti nama jadi Balai Pelestari Kebudayaan (BPK) bahkan sampai menyurati Wali Kota Gorontalo.
Tayang: |
Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Protes-perusakan-situs-Benteng-Otanaha-oleh-proyek-Dinas-Pariwisata-Kota-Gorontalo.jpg)
KOMPAS.COM/ROSYID AZHAR
Polda Gorontalo menyebutkan, ada perbedaan antara kualitas dan kuantitas sesuai spesifikasi proyek yang disepakati.
Gara-gara hal itu, kerugian negara mencapai Rp 800 juta, atau jika ditulis rinci sebesar Rp 812.449.998.
Kompol Tumpal Elexander, Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Gorontalo menjelaskan, bahwa proyek revitalisasi kawasan Benteng Otanaha itu dianggarkan 2017 dengan nilai Rp 2.2 miliar.
"Di dalam pengerjaan terdapat penyimpangan berupa selisih antara kualitas dan kuantitas," ungkap Tumpal.
(**)