Banjir di Kota Gorontalo
Warga Limba B Kota Gorontalo Bikin Rakit Darurat Demi Evakuasi Korban Banjir
- Masyarakat Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, membuat rakit darurat untuk lakukan evakuasi korban banjir pada Jumat (12/7/20
Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Masyarakat-Limba-B-Kota-Gorontalo-fgff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Masyarakat Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, membuat rakit darurat untuk lakukan evakuasi korban banjir pada Jumat (12/7/2024).
Pantauan TribunGorontalo.com, terdapat 5 rakit yang dibuat dari pohon pisang, gabus dan juga triplek yang bisa digunakan untuk mengangkat motor hingga dua orang manusia.
Badri Lamiun, warga Kelurahan Limba B, menceritakan bahwa awalnya, pembuatan rakit darurat tersebut untuk mengevakuasi barang ringan.
"Karena sudah banjir dua hari lamanya, maka masyarakat berbondong-bondong untuk buat rakit darurat, tapi memang hanya untuk barang ringan," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (12/7/2024).
Diketahui, karena banjir yang telah mencapai satu meter lebih, maka para masyarakat membuat rakit untuk bisa mengangkut penumpang.
Adapun rakit yang paling besar bisa mengangkut dua orang dewasa ataupun satu buah motor.
Rakit yang berukuran kecil juga disediakan untuk bisa mengangkut satu orang dewasa dan juga barang ringan lainnya.
"Tidak ada biaya yang kami minta, tapi jika ada yang mengasih secara ikhlas, tentu kami terima," ujar Badri.
Husain Asura, pemilik sepeda motor yang diungsikan mengaku bersyukur atas inisitif warga membuat rakit tersebut
"Tentunya inisiatif dari masyarakat sangatlah baik yah, motor saya yang notabene tidak bisa digunakan karena air sangat tinggi, akhirnya bisa terselamatkan," ungkapnya
Husain juga menambahkan, bahwa banyak juga masyarakat yang dibantu karena adanya rakit tersebut.
"Semalam itu hujan dan mati listrik, dan banyak masyarakat yang berhasil di evakuasi terutama para bayi dan juga lansia," tambahnya.
"Walaupun akhirnya sudah ada perahu yang di berikan untuk lakukan evakuasi menyeluruh, tapi adanya rakit tersebut, kami bisa cepat di evakuasi," lanjutnya.
Husain mengharapkan agar masyarakat yang mendapatkan bantuan dari rakit tersebut agar bisa menyisihkan sedikit dana untuk para pendorong rakit.
"Walaupun tidak dipungut biaya, saya mengharapkan agar masyarakat juga bisa membayar uang kepada para pendorong rakit," pungkasnya.
Diketahui, Kota Gorontalo dilanda hujan deras sejak Rabu (10/7/2024) siang. Akibatnya terjadi banjir pada Kamis hingga Sabtu ini belum surut.
Banjir melanda hampir seluruh wilayah Kota Gorontalo, hal ini akibat tingginya banjir di Suangai Bone dan tak buruknya sistem drainase di Kota Gorontalo. (*/Nawir)
| BWS Sulawesi II Gorontalo Izinkan Warga Jebol Tanggul, Janji Kirim Alat Besar di Kelurahan Dembe |
|
|---|
| Muak 7 Bulan Rumah Tergenang Banjir, Warga Dembe Kota Gorontalo Nekat Jebol Tanggul Danau Limboto |
|
|---|
| 2 Bulan Pasutri Korban Banjir Ini Tinggal di Tenda, Hanya Bisa Pasrah Menunggu Bantuan Pemerintah |
|
|---|
| SDN 13 Kota Barat Gorontalo Masih Terendam Banjir, Libur Terpaksa Diperpanjang |
|
|---|
| BNPB Gelontorkan Dana Tanggulangi Darurat Bencana Provinsi Gorontalo Rp 2 Miliar |
|
|---|