Berita Populer Hari Ini
7 Berita Populer Hari Ini Sabtu 13 Juli 2024: Pencarian Korban Longsor Tambang Emas Dihentikan
Berikut 7 berita populer Gorontalo hari ini, Sabtu (13/7/2024). Pencarian korban longsor tambang dihentikan hingga kebakaran rumah di Pohuwato.
Penulis: Redaksi | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/7-Berita-Populer-Gorontalo-hari-ini-Sabtu-13-Juli-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Berikut 7 berita populer Gorontalo hari ini, Sabtu (13/7/2024). Pencarian korban longsor tambang dihentikan hingga kebakaran rumah di Pohuwato.
Baca 7 berita populer Gorontalo selengkapnya dibawah ini:
BREAKING NEWS Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Korban Longsor di Tambang Ilegal Suwawa Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Tim SAR gabungan akan menghentikan pencarian korban longsor tambang emas ilegal di Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Sabtu 13 Juli 2024
Diketahui, longsor terjadi di tambang emas ilegal di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango pada Minggu (7/7/2024) subuh.
Data dihimpun TribunGorontalo.com,pada Jumat (12/7/2024), korban meninggal sudah mencapai 27 orang sedangkan korban hilang mencapai 31 orang.
Keputusan penghentian pencarian tersebut diputuskan oleh pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pemprov Gorontalo, Polda Gorontalo, Korem 133/NW, Basarnas, dan sejumlah forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Dihentikan setelah tujuh hari tanggap darurat operasi pencarian, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Basarnas," ujar Rudi Salahudin, Pj Gubernur Gorontalo
BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di Pohuwato Gorontalo, Damkar tak Nongol hingga Api Padam
TRIBUNGORONTALO.COM — Sebuah rumah di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, ludes terbakar, Sabtu dini hari (13/7/2024).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Mengagetkan warga yang sedang tidur nyenyak.
Informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com di lapangan, kebakaran ini menghanguskan rumah milik Juanda Humu, pria paruh baya berprofesi petani.
Beruntung, saat kebakaran terjadi, Juanda Humu tak sedang berada di rumah.
Saksi mata, Nur Humu menjelaskan, jika dirinya melihat pertama kali api membesar dari belakang rumah.