Longsor Tambang Emas Suwawa

Cerita Syarifuddin, Relawan SAR yang Ikut Cari Korban Longsor Suwawa Gorontalo

Relawan SAR Gorontalo termasuk Syarifuddin sedang mempersiapkan dirinya untuk melakukan observasi pertama kalinya menuju lokasi longsor tambang Suwawa

|
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/PRAILAKARAUWAN
Relawan SAR Gorontalo termasuk Syarifuddin sedang mempersiapkan dirinya untuk melakukan observasi pertama kalinya menuju lokasi longsor tambang Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Banyak relawan SAR yang ikut melakukan pencarian korban di lokasi longsor Tambang Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

Syarifuddin, relawan SAR Gorontalo mengatakan dirinya ikut tergugah melihat situasi banyak orang yang menjadi korban dalam longsor tersebut. Sehingga sebagai manusia tergerak hatinya untuk ikut mengevakuasi korban.

Syarifuddin masuk dalam tim tiga SAR Gorontalo. Saat diwawancarai Syarifuddin sedang mempersiapkan dirinya untuk melakukan observasi pertama kalinya.

"Ini pertama saya turun ke sini," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (10/7/2024).

Walaupun medan yang akan dilewati Syarifuddin cukup terjal, dirinya sukarela menjalani tugasnya.

"Yah tergerak saja hatinya untuk ikut," imbuhnya.

Kata Syarifuddin, dirinya menjadi potensi (relawan) SAR sejak tahun 2022 dan hanya ikut pada saat penyelamatan korban banjir maupun orang hanyut.

Sehingga, dirinya masih tergolong baru untuk ikut pencarian di lokasi longsor yang terpaut 23 km dari posko utama.

Logistik milik Syarifuddin pun telah tersedia dalam satu tas besar dan menunggu ojek yang akan mengantarkan dirinya menuju lokasi longsor.

Dirinya pun semangat dalam mengemban tugas ini. Walaupun tidak dibayar sepeserpun, Syarifuddin mengatakan masih ingin menjadi bagian dari relawan SAR.

Diketahui, peristiwa longsor yang terjadi di tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Provinsi Gorontalo, pada Minggu (7/7/2024) dini hari 

Hingga Selasa (9/7/2024) malam pukul 23.00 Wita, jumlah korban akibat longsor di lokasi tambang mencapai 137 orang.

Sebanyak 23 korban di antaranya meninggal, 81 orang selamat dan 33 lainnya masih dicari.

Sebagian korban telah dievaluasi menggunakan helikopter. Beberapa alat berat telah tiba di lokasi longsor untuk mencari pencarian korban. 

Jarak Lokasi Longsor Tambang Suwawa Gorontalo, Harus Jalan Kaki Selama 5 Jam

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved