Banjir di Kota Gorontalo
Warga Bersihkan Material Banjir di Jalan Masuk Puskesmas Dumbo Raya Kota Gorontalo
Warga Talumolo membersikan jalan menuju Puskesmas Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Warga-Talumolo-sedang-membersihkan-Lorong-Garden-dari-lumpur-88999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Warga Talumolo membersikan jalan menuju Puskesmas Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Diketahui, banjir melanda di beberapa wilayah di Kota Gorontalo, khususnya Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya pada Sabtu hingga Minggu, 6-7 Juli 2024
Senin (8/7/2024), Puskesmas Dumbo kembali beroperasi secara normal.
Namun, lumpur memenuhi satu-satunya akses menuju pusat kesehatan tersebut sehingga pasien dan tenaga kesehatan alami kesulitan.
Sehingga warga yang tinggal di Lorong Garden bergotong royong membersihkan
Ben Hasan (65) warga setempat mengungkapkan upaya mereka kerjakan karena tidak mau melihat ada korban kecelakaan karena licin di gang tersebut.
Selain itu akses yang licin menurut mereka tidak baik bagi pasien dan nakes karena berisiko dalam berkendara.
"Walau jalan kaki tetap saja licin, bikin sepatu kotor. Jadi kami bersihkan," ucap Ben kepada TribunGorontalo.com, Senin (8/7/2024).
Lebih lanjut, ia berharap agar jalan tersebut diperhatikan pemerintah setempat.
Karena Gang Garden merupakan akses alternatif. Namun karena akses utamanya telah tertutup pagar sehingga warga mau tidak mau harus melewati Gang Garden.
Eman Laya (61) warga lainnya mengatakan banjirnya area gang tersebut akibat dampak menumpuknya jalur air di Talumolo.
Air meluap dan masuk rumah-rumah warga sekitar. Ia meminta pengerukan di jalan air tersebut segera dirampungkan termasuk menimbun pintu masuk Gang Garden agar saat hujan lebat air tidak bermuara di Puskesmas Dumbo Raya.
"Inikan vital ya fungsinya. Jangan sampai tujuan warga ingin berobat lewat di sini malah menambah luka," ucapnya.
Ben meminta agar pemerintah turut memberikan lampu penerangan.
Alasannya, saat ini penerangan di jalan kecil itu hanya dari rumah warga sekitar.
Padahal seharusnya, akses menuju tempat vital seperti puskesmas harus memadai di setiap waktu.
"Penerangan berikan juga di sini. Biasa cuman dari rumah-rumah, jadi jalan tidak terang," tandasnya.
| BWS Sulawesi II Gorontalo Izinkan Warga Jebol Tanggul, Janji Kirim Alat Besar di Kelurahan Dembe |
|
|---|
| Muak 7 Bulan Rumah Tergenang Banjir, Warga Dembe Kota Gorontalo Nekat Jebol Tanggul Danau Limboto |
|
|---|
| 2 Bulan Pasutri Korban Banjir Ini Tinggal di Tenda, Hanya Bisa Pasrah Menunggu Bantuan Pemerintah |
|
|---|
| SDN 13 Kota Barat Gorontalo Masih Terendam Banjir, Libur Terpaksa Diperpanjang |
|
|---|
| BNPB Gelontorkan Dana Tanggulangi Darurat Bencana Provinsi Gorontalo Rp 2 Miliar |
|
|---|