Sabtu, 7 Maret 2026

Festival Pesona Pohon Cinta

Lukisan Karya Napi Lapas Pohuwato Gorontalo Dipamerkan di Festival Pesona Pohon Cinta 2024

Pantauan tribungorontalo.com menunjukkan bahwa lukisan-lukisan tersebut menampilkan berbagai gambar, mulai dari pemandangan alam hingga potret tokoh p

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Lukisan Karya Napi Lapas Pohuwato Gorontalo Dipamerkan di Festival Pesona Pohon Cinta 2024
FOTO: Rahman Halid, TribunGorontalo.com
Seorang napi Lapas Pohuwato Gorontalo melukis di Festival Pesona Pohon Cinta 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Lapas Kelas IIb Kabupaten Pohuwato turut memeriahkan Festival Pesona Pohon Cinta 2024 dengan cara yang unik dan menginspirasi, Pada Sabtu (06/07/2024).

Siang tadi, warga binaan lapas memamerkan 10 lukisan karya mereka yang menarik perhatian pengunjung.

Pantauan tribungorontalo.com menunjukkan bahwa lukisan-lukisan tersebut menampilkan berbagai gambar, mulai dari pemandangan alam hingga potret tokoh politik di Kabupaten Pohuwato.

Namun, yang membuat lukisan-lukisan ini istimewa adalah bahan yang digunakan.

Mereka melukis dengan sabut kelapa (cocopeat) yang dicampur dengan pasir, menciptakan tekstur dan tampilan yang unik dan khas.

Di lokasi stand Lapas Kelas IIb Kabupaten Pohuwato, para warga binaan terlihat sangat terampil melukis menggunakan bahan dasar sabut kelapa tersebut.

Mereka tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga mempraktikkan teknik melukis di hadapan pengunjung, menunjukkan keterampilan yang telah mereka asah selama berada di lapas.

Fery Utiarahman, Pembina UMKM Kayna Lapato di Lapas Kelas IIb Pohuwato, menjelaskan bahwa lukisan-lukisan ini merupakan hasil dari program pelatihan keterampilan yang diberikan kepada warga binaan.

"Hasil lukisan ini dijual dengan harga bervariasi antara 6 hingga 10 juta rupiah, tergantung pada pesanan," ujarnya.

"Pada festival ini, satu lukisan sudah berhasil terjual."

Menurut Fery, pelatihan keterampilan melukis dengan menggunakan bahan-bahan alami ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada warga binaan agar dapat mandiri dan membuka usaha sendiri setelah keluar dari Lapas Pohuwato.

"Dengan keterampilan yang mereka asah selama di dalam lapas, diharapkan mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang berguna dan mampu berkontribusi secara positif," tambahnya.

Keindahan dan keunikan lukisan-lukisan ini tidak luput dari perhatian pengunjung festival.

Asna Damopolii (23), salah satu pengunjung, mengaku kagum dengan kreativitas para warga binaan.

"Saya sangat terkesan dengan hasil karya mereka. Tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai seni yang tinggi," katanya.

Festival Pesona Pohon Cinta memang selalu menjadi ajang untuk menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Gorontalo.

Partisipasi Lapas Kelas IIb Kabupaten Pohuwato tahun ini menambah warna tersendiri. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved