Berita Pohuwato
Hujan Mengguyur Pohuwato Gorontalo, Dampaknya Harga Ikan Anjlok
Pardi Talamati (34), seorang pedagang ikan mengungkapkan, bahwa ikan Lajang yang sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram (kg) kini turun jadi Rp 20 ribu pe
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-Pedagang-di-Lapak-Ikan-Tradisional-Marisa-Kabupaten-Pohuwato.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Hujan yang terus-menerus mengguyur Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, menyebabkan harga ikan di Pasar Tradisional Marisa, anjlok.
Pardi Talamati (34), seorang pedagang ikan mengungkapkan, bahwa ikan Lajang yang sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram (kg) kini turun jadi Rp 20 ribu per kg.
Sedangkan harga ikan tuna yang sebelumnya Rp 50 ribu per kg kini menjadi Rp 40 ribu per kg.
Baca juga: Selidiki Judi Online, Ponsel Semua Anggota Polres Bone Bolango Diperiksa
Sementara itu, harga ikan Oci turun dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu per kg, dan harga ikan teri dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu per kg.
Selain itu, harga Cumi juga mengalami penurunan dari Rp 45 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg.
"Penurunan harga ini disebabkan oleh melimpahnya pasokan ikan di pasar akibat cuaca yang mendukung para nelayan untuk melaut," ujar Pardi.
Baca juga: Aliansi BEM dan Paguyuban Se-Gorontalo Geruduk Rujab Gubernur Gorontalo, Satu Pagar Roboh
Selain itu, Pardi juga menjelaskan bahwa penurunan harga ini diperkirakan akan berlangsung selama musim hujan.
"Selama musim hujan, pasokan ikan biasanya melimpah karena nelayan lebih mudah menangkap ikan. Jadi, harga ikan akan tetap rendah sampai musim hujan berakhir," tambahnya.
Kondisi ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat Pohuwato yang selama ini harus menghadapi kenaikan harga bahan pangan lainnya.
Novi Korengkeng (34), seorang pembeli yang ditemui di pasar tradisional Marisa, Senin (01/07/2024), menyatakan kegembiraannya atas turunnya harga ikan.
"Saya sangat senang dengan penurunan harga ini karena bisa lebih berhemat dalam belanja ikan. Dengan harga yang lebih terjangkau, saya bisa membeli lebih banyak ikan untuk keluarga," ungkap Novi.
Disamping itu, menurut Novi, kondisi cuaca yang sering hujan ternyata memberikan keuntungan tersendiri juga bagi nelayan dan masyarakat setempat.
"Nelayan dapat menangkap lebih banyak ikan sehingga pasokan di pasar melimpah, sementara masyarakat dapat membeli ikan dengan harga yang lebih murah," tutupnya. (*)