Jumat, 13 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Ririn Mamonto, Guru SD di Gorontalo Nyambi Jualan Nasi Kuning Tiap Hari Minggu

Ririn Mamonto, seorang guru SD berjualan nasi kuning di Taman Taruna Remaja, Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Ririn Mamonto, Guru SD di Gorontalo Nyambi Jualan Nasi Kuning Tiap Hari Minggu
(Foto: TribunGorontalo.com/Rafiqatul)
Ririn Mamonto, penjual nasi kuning di Kawasan Taman Taruna Remaja, Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ririn Mamonto, seorang guru SD berjualan nasi kuning di Taman Taruna Remaja, Gorontalo.

Ririn Mamonto berjualan tepat di trotoar jalan.

"Mari, mari pak, bu, silakan mampir di lapak kami," teriak Ririn dengan santun kepada para pengendara yang melintas di Jalan Monginsidi, Kota Gorontalo.

Pantauan TribunGorontalo.com, sekira pukul 10.30 Wita, sudah tidak ada lagi masyarakat yang berolahraga di Kawasan Taman Taruna Remaja, Minggu (30/6/2024).

Matahari mulai meninggi, cuaca di sekitar Taman Taruna Remaja mulai terik.

Di sela-sela mengurusi barang dagangan, Ririn pun mulai bercerita.

Kata Ririn, ia berjualan di trotoar Jalan Monginsidi hanya setiap akhir pekan.

"Saya pilih berjualan setiap hari Minggu, karena di sini ramai masyarakat berkumpul untuk berolahraga," ucap Ririn kepada TribunGorontalo.com, Minggu (30/6/2024).

Selain itu, Ririn juga mengungkapkan bahwa ia tidak bisa berdagang setiap hari, karena ia memiliki peran lain.

"Karena, selain berjualan, saya punya aktivitas utama, yakni mengajar di SD," tuturnya.

Sebetulnya, di lapak Ririn tidak hanya ada nasi kuning saja. Terdapat beragam pilihan menu lainnya.

Mulai dari bubur ayam, bubur kacang hijau atau di Gorontalo dikenal dengan 'sorba', bubur sagela (roa), kopi, dan teh.

"Di lapak saya ini, orang banyak membeli karena saya tidak menggunakan santan sebagai bahan campuran di nasi kuning dan bubur ayam juga, bubur sagela," kata Ririn.

Masyarakat Gorontalo, sambung Ririn, tak sedikit menghindari konsumsi nasi kuning karena khawatir jadi penyebab tekanan darah tinggi hingga kolesterol.

"Nah, makanya saya berinovasi membuat nasi kuning dan bubur ayam tanpa santan dengan rasa yang tetap enak," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved